Polsek Ibu Gagalkan Penyelundupan 960 Kantong Captikus Melalui Pelabuhan Desa Nanas

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2026 - 11:04 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

Dok/Istimewa

Dok/Istimewa

HALBAR — Personel Polsek Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, menggagalkan upaya pengiriman sebanyak 960 kantong minuman keras (miras) tradisional jenis captikus yang diduga akan dikirim dari Desa Nanas menuju Kota Ternate untuk diperjualbelikan.

Pengungkapan tersebut dilakukan dalam pelaksanaan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), Minggu (19/7/2026).

Kapolsek Ibu, Ipda Imam Eko, mengatakan pengungkapan kasus itu berawal dari informasi masyarakat yang diterima Bhabinkamtibmas Desa Nanas, Aipda Abner Batilambung. Informasi tersebut menyebutkan adanya rencana pengiriman captikus melalui Pelabuhan Desa Nanas, Kecamatan Ibu.

Menindaklanjuti laporan itu, Bhabinkamtibmas segera berkoordinasi dengan Kapolsek Ibu. Selanjutnya, Ipda Imam Eko memerintahkan personel untuk bergerak menuju lokasi yang diduga menjadi titik keberangkatan barang.

Baca Juga :  Exploring Bandung's Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

“Sesampainya di lokasi, petugas menemukan beberapa orang yang membawa miras menggunakan mobil pikap berwarna hitam dengan nomor polisi DG 1759 XY. Personel kemudian melakukan pemeriksaan terhadap muatan kendaraan untuk memastikan isi barang yang dibawa,” ujar Ipda Imam Eko.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan sebanyak 960 kantong minuman keras tradisional jenis captikus yang siap dikirim. Seluruh barang bukti kemudian diamankan ke Mapolsek Ibu untuk proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga :  Usai Ditantang Sumpah Pocong, Kapolres Halbar Belum Beri Pernyataan

Selain mengamankan barang bukti, petugas juga membawa dua orang pemuda yang diduga sebagai pemilik ratusan kantong captikus tersebut ke Mapolsek Ibu guna dimintai keterangan.

Ipda Imam Eko menegaskan, pelaksanaan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) akan terus dilakukan sebagai langkah preventif untuk menekan peredaran minuman keras ilegal maupun penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polsek Ibu.

Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi kepada pihak kepolisian, sehingga upaya pengiriman ratusan kantong captikus ke Kota Ternate berhasil digagalkan sebelum beredar di masyarakat.

Follow WhatsApp Channel saloipost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PBSI-KNPI Halbar Sukses Gelar KNPI Cup I 2026, Dorong Lahirnya Atlet Muda Berprestasi
Pernyataan Frangki Luang Disayangkan, Tiga Tokoh Agama Halbar Tegaskan Peran Insentif
RSUD Jaillolo Siapkan Tindak Lanjut Jika Obat Pasien Kosong
ASUS ProArt P14 dan P16 Resmi Hadir di Indonesia, Andalkan AI Lokal
Kendalikan Inflasi,Zefanya Gelar Pasar Murah di Dua Desa
Program TEKAD Dorong Ekonomi Desa Tuada,Kunjungan Kementerian dan IFAD Soroti Pegembangan BUMDes dan UMKM
Festival Desa Wisata dan Jailolo Street Coffee Jadi Motor Ekonomi Kreatif Halbar
PAD Retribusi Pelabuhan dan Pasar Halbar Tembus 85 Persen, Target Rp95 Juta Diproyeksikan Terlampaui
Berita ini 42 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 07:30 WIT

PBSI-KNPI Halbar Sukses Gelar KNPI Cup I 2026, Dorong Lahirnya Atlet Muda Berprestasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:41 WIT

Pernyataan Frangki Luang Disayangkan, Tiga Tokoh Agama Halbar Tegaskan Peran Insentif

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:02 WIT

RSUD Jaillolo Siapkan Tindak Lanjut Jika Obat Pasien Kosong

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:08 WIT

ASUS ProArt P14 dan P16 Resmi Hadir di Indonesia, Andalkan AI Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:17 WIT

Kendalikan Inflasi,Zefanya Gelar Pasar Murah di Dua Desa

Berita Terbaru

Daerah

RSUD Jaillolo Siapkan Tindak Lanjut Jika Obat Pasien Kosong

Selasa, 27 Okt 2026 - 13:02 WIT

Bisnis

Kendalikan Inflasi,Zefanya Gelar Pasar Murah di Dua Desa

Sabtu, 24 Okt 2026 - 09:17 WIT