Pernyataan Frangki Luang Disayangkan, Tiga Tokoh Agama Halbar Tegaskan Peran Insentif

- Jurnalis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:41 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

HALBAR – Pernyataan Frangki Luang terkait pemberian insentif bagi imam dan pendeta di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Maluku Utara, disayangkan tiga tokoh agama. Mereka menilai, kebijakan insentif tersebut perlu dipahami dalam konteks peran pemuka agama membina mental dan spiritual masyarakat.

Ketiga tokoh agama itu adalah Koordinator Wilayah GMIH Ibu, Pdt. Marsel Momole; Koordinator Wilayah GMIH Jailolo, Pdt. Wempi Wango; dan Koordinator Daerah GKPMI Maluku Utara, Pdt. Jidon Djongihi.

Mereka menegaskan, insentif sebesar Rp1,5 juta setiap triwulan merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap pelayanan keagamaan dan kontribusi pemuka agama dalam pembangunan masyarakat melalui program Halbar Religius.

Baca Juga :  Pemda Halbar Gelar Maulid Nabi 2026,Perkuat Kebersamaan dan Toleransi

“Kami mewakili para pendeta GMIH dan gembala sidang se-Halbar ingin menegaskan bahwa insentif dari pemerintah daerah merupakan bentuk apresiasi atas peran tokoh agama dalam mendukung pembangunan, terutama dalam pembinaan mental dan spiritual masyarakat,” demikian pernyataan mereka.

Menurut ketiganya, pembangunan daerah tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pembentukan karakter serta penguatan kehidupan moral dan spiritual masyarakat.

Baca Juga :  Usai Ditantang Sumpah Pocong, Kapolres Halbar Belum Beri Pernyataan

Mereka menyebut Bupati James Uang dalam berbagai kesempatan menempatkan imam dan pendeta sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

Meski demikian, ketiganya meminta maaf apabila penerimaan insentif tersebut menimbulkan polemik atau kesalahpahaman di tengah masyarakat. Mereka menegaskan tidak bermaksud mengabaikan kesulitan ekonomi yang dihadapi warga Halbar.

“Kami tidak pernah bermaksud menjadi surga di atas penderitaan orang lain. Kami memohon maaf apabila penerimaan insentif ini menimbulkan polemik,” ujar mereka.

Follow WhatsApp Channel saloipost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PBSI-KNPI Halbar Sukses Gelar KNPI Cup I 2026, Dorong Lahirnya Atlet Muda Berprestasi
RSUD Jaillolo Siapkan Tindak Lanjut Jika Obat Pasien Kosong
ASUS ProArt P14 dan P16 Resmi Hadir di Indonesia, Andalkan AI Lokal
Kendalikan Inflasi,Zefanya Gelar Pasar Murah di Dua Desa
Program TEKAD Dorong Ekonomi Desa Tuada,Kunjungan Kementerian dan IFAD Soroti Pegembangan BUMDes dan UMKM
Festival Desa Wisata dan Jailolo Street Coffee Jadi Motor Ekonomi Kreatif Halbar
PAD Retribusi Pelabuhan dan Pasar Halbar Tembus 85 Persen, Target Rp95 Juta Diproyeksikan Terlampaui
Muskab III PMI Halbar, Chuzaemah Djauhar Resmi Pimpin Periode 2026-2031
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 07:30 WIT

PBSI-KNPI Halbar Sukses Gelar KNPI Cup I 2026, Dorong Lahirnya Atlet Muda Berprestasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:41 WIT

Pernyataan Frangki Luang Disayangkan, Tiga Tokoh Agama Halbar Tegaskan Peran Insentif

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:02 WIT

RSUD Jaillolo Siapkan Tindak Lanjut Jika Obat Pasien Kosong

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:08 WIT

ASUS ProArt P14 dan P16 Resmi Hadir di Indonesia, Andalkan AI Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:17 WIT

Kendalikan Inflasi,Zefanya Gelar Pasar Murah di Dua Desa

Berita Terbaru

Daerah

RSUD Jaillolo Siapkan Tindak Lanjut Jika Obat Pasien Kosong

Selasa, 27 Okt 2026 - 13:02 WIT

Bisnis

Kendalikan Inflasi,Zefanya Gelar Pasar Murah di Dua Desa

Sabtu, 24 Okt 2026 - 09:17 WIT