JAKARTA– ASUS resmi menghadirkan laptop kreator profesional ProArt P14 (H7407BA) dan ProArt P16 (H7607BA) di Indonesia. Kedua perangkat yang dibekali superchip NVIDIA RTX Spark™ ini dirancang untuk mendukung pemrosesan kecerdasan buatan (AI) secara lokal tanpa harus bergantung pada koneksi internet atau layanan cloud.
ASUS ProArt P14 hadir dengan Unified Memory 64GB, sedangkan ProArt P16 dibekali Unified Memory 128GB. Keduanya menyasar kreator profesional, termasuk pekerja industri kreatif, rumah produksi, dan seniman 3D yang membutuhkan kemampuan komputasi tinggi sekaligus perlindungan terhadap data proyek.
Sebelum peluncuran, ASUS Indonesia menguji ProArt P14 dengan menjalankan sejumlah model AI generatif melalui ComfyUI Desktop secara lokal. Pengujian tersebut dilakukan tanpa koneksi internet untuk menunjukkan kemampuan perangkat dalam memproses materi kreatif langsung dari laptop.
Country Manager ASUS Indonesia, Lenny Lin, mengatakan ProArt P14 dan P16 dirancang untuk menghadirkan kemampuan komputasi AI bagi kreator profesional dalam perangkat yang mudah dibawa.
“ASUS ProArt P14 dan P16 bukan sekadar laptop kreator biasanya, melainkan pusat komputasi AI lokal yang membebaskan para kreator dari batasan konektivitas dan kekhawatiran privasi,” ujar Lenny.
Menurut dia, perangkat tersebut menggabungkan kemampuan pemrosesan kelas workstation, layar ASUS Lumina Pro OLED, serta ekosistem yang dirancang untuk menunjang kebutuhan kreator profesional.
Andalkan Performa AI dan Memori Besar
ASUS ProArt P14 dan P16 menggunakan prosesor NVIDIA RTX Spark N1X yang menggabungkan GPU Blackwell RTX dengan 6.144 core dan CPU Grace 20-core. Perangkat ini diklaim mampu mencapai performa AI hingga 1 petaflop pada jalur FP4.
Keduanya juga mendukung CUDA secara native serta dilengkapi media engine untuk proses encoding dan decoding perangkat keras pada format 4:2:2 dan encoder AV1.
Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah penggunaan Unified Memory LPDDR5X, yakni memori bersama yang dapat digunakan CPU dan GPU. Kapasitasnya mencapai 64GB pada ProArt P14 dan 128GB pada ProArt P16.
Konfigurasi tersebut memungkinkan model AI berukuran besar dijalankan bersamaan dengan berkas foto maupun video beresolusi tinggi dalam satu sistem memori.
Uji AI Generatif Tanpa Internet
Dalam pengujian internal ASUS, ProArt P14 dengan Unified Memory 64GB menjalankan ComfyUI Desktop versi ARM64 dengan dukungan CUDA.
Pengujian pertama menggunakan Qwen Image 2.1 dengan kuantisasi INT8 untuk mengubah foto produk menjadi adegan sinematik pada resolusi 1024 dengan 40 langkah pemrosesan. Pengujian tersebut mencatat penggunaan memori GPU hingga 19,8GB, utilisasi GPU 100 persen, dan suhu GPU 68 derajat Celsius.
Pengujian kedua menggunakan MiniMax H3 dengan kuantisasi INT8 untuk mengubah satu foto menjadi video berdurasi lima detik yang dilengkapi audio. Dengan pengaturan 0,7 megapiksel dan turbo mode, proses tersebut diselesaikan dalam waktu 5 menit 54 detik, dengan penggunaan memori GPU mencapai 28,1GB.
Hasil pengujian itu menunjukkan potensi perangkat untuk menjalankan model AI dengan kebutuhan memori besar secara lokal. Dengan pendekatan tersebut, materi proyek yang sensitif dapat diproses tanpa harus diunggah ke layanan cloud.
Meski demikian, ASUS menyebut hasil pemrosesan dapat berbeda bergantung pada versi aplikasi, driver, dan konfigurasi yang digunakan.
Dukung Workflow Kreatif hingga Produksi Video 8K
Selain ComfyUI Desktop, ASUS turut mendemonstrasikan penggunaan Hermes Agent dengan model bahasa yang berjalan secara lokal.
Aplikasi tersebut dapat digunakan untuk membantu membaca isi folder proyek, merangkum arahan atau brief klien, hingga menyusun draf naskah dan caption ke dalam berkas baru. Alur kerja ini merupakan bagian dari konsep Agentic AI, yakni pemanfaatan AI untuk menjalankan serangkaian tugas berdasarkan instruksi pengguna.
ASUS menjelaskan bahwa ComfyUI Desktop, Hermes Agent, dan model AI yang digunakan tidak tersedia secara bawaan. Pengguna perlu mengunduh serta melakukan konfigurasi secara mandiri sesuai kebutuhan.
Ekosistem CUDA juga ditujukan untuk mendukung pekerjaan kreatif lainnya, termasuk pengolahan video beresolusi 8K melalui aplikasi DaVinci Resolve Studio. Dukungan GPU dan Unified Memory berkapasitas besar pada perangkat ini diklaim dapat membantu mempercepat proses kerja kreatif.
Layar OLED dan Desain Ringkas
Untuk kebutuhan penyuntingan visual, ProArt P14 menggunakan layar sentuh ASUS Lumina Pro OLED berukuran 14 inci dengan resolusi 2.8K. Sementara itu, ProArt P16 hadir dengan layar 16 inci beresolusi UHD+.
Kedua layar telah tervalidasi PANTONE, mendukung 100 persen ruang warna DCI-P3, mampu menampilkan 1,07 miliar warna, dan memiliki refresh rate 120Hz.
Perbedaan juga terdapat pada sertifikasi HDR. ProArt P14 mengantongi VESA CERTIFIED DisplayHDR True Black 1000, sedangkan ProArt P16 menggunakan sertifikasi True Black 1400.
Dari sisi mobilitas, ProArt P14 memiliki bobot 1,4 kilogram dengan ketebalan 1,39 sentimeter dan baterai 90Wh. Adapun ProArt P16 berbobot 1,7 kilogram, memiliki ketebalan 1,29 sentimeter, serta baterai 99,9Wh.
Kedua laptop mendukung pengisian daya melalui USB Type-C 140W dan telah menjalani pengujian ketahanan berdasarkan standar militer Amerika Serikat MIL-STD 810H.
Garansi Tiga Tahun dan Layanan Prioritas
ASUS memberikan garansi internasional selama tiga tahun serta tiga tahun ASUS VIP Perfect Warranty untuk setiap unit ProArt P14 dan P16 yang dibeli di Indonesia, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Layanan tersebut mencakup perlindungan terhadap kerusakan akibat kecelakaan pemakaian sesuai ketentuan garansi. ASUS juga menyediakan layanan purnajual melalui 141 ASUS Service Center di Indonesia.
Selain itu, pelanggan memperoleh ASUS Premium Services yang mencakup layanan penjemputan dan pengantaran unit servis tanpa biaya, antrean perbaikan prioritas melalui FastLane, serta layanan pembersihan perangkat melalui Laptop Spa.
Harga Mulai Rp80,9 Juta
ASUS menetapkan harga resmi atau Manufacturer’s Suggested Retail Price (MSRP) ProArt P14 sebesar Rp80.999.000. Sementara itu, ProArt P16 dibanderol Rp113.999.000.
Selama periode prapemesanan yang berlangsung hingga 23 Oktober 2026, ProArt P14 ditawarkan dengan harga khusus Rp79.999.000 melalui ASUS Online Store, ASUS Exclusive Store, dan ASUS Store tertentu.
Adapun ProArt P16 tersedia secara eksklusif melalui ASUS Online Store dengan harga prapemesanan Rp112.999.000.
Kehadiran kedua laptop ini memperluas pilihan perangkat bagi kreator profesional yang membutuhkan kemampuan komputasi AI lokal, pengolahan visual beresolusi tinggi, serta mobilitas untuk mendukung pekerjaan di berbagai lokasi.






Komentar