HALBAR – Chuzaemah Djauhar, SH., M.Si., resmi terpilih sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Maluku Utara, periode 2026-2031. Chuzaemah ditetapkan melalui mekanisme aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) III PMI Halbar.
Muskab III PMI Halbar digelar di Vila Gaba, Desa Guaemaadu, Kecamatan Jailolo, Kamis (1/10/2026). Forum tersebut dihadiri Asisten II Setda Halbar Markus Seleky, Sekretaris PMI Provinsi Maluku Utara Dr. Syawal Abdu Adjid, Kepala Kesbangpol Asnath Sowo, Kepala DPPKB Rosfintje Kalengit, pengurus PMI kecamatan se-Halbar serta para relawan KSR, TSR dan PMR.
Sekretaris PMI Halbar, Rama K. Radjim, mengatakan proses pemilihan ketua dilakukan setelah masa kepengurusan sebelumnya periode 2021-2026 berakhir. Dalam proses tersebut, hanya satu calon yang dinyatakan memenuhi persyaratan.
“Dengan berakhirnya masa jabatan petahana, maka hanya ada satu calon yang memenuhi syarat, yakni Hj. Chuzaemah Djauhar. Forum secara aklamasi menetapkan beliau sebagai Ketua PMI Halbar,” kata Rama.
Dengan ditetapkannya Chuzaemah, kepemimpinan PMI Halbar periode 2026-2031 diharapkan mampu menjaga kesinambungan organisasi sekaligus memperkuat pelayanan kemanusiaan di wilayah Halbar.
Ketua PMI Halbar terpilih, Chuzaemah Djauhar, dalam sambutan perdananya meminta dukungan seluruh pengurus dan relawan untuk bersama-sama menjalankan amanah organisasi selama lima tahun ke depan.
“Saya mohon dukungan, bantuan, dan kerja sama dari seluruh jajaran PMI dan para relawan untuk bersama-sama melanjutkan estafet kepemimpinan PMI Halbar,” ujarnya.
Chuzaemah menegaskan, kepengurusan yang dipimpinnya akan melanjutkan program-program yang telah berjalan serta memperkuat peran PMI dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya berharap PMI Halbar terus meningkatkan peran strategis, mulai dari pelayanan kemanusiaan yang cepat dan tepat, manajemen relawan yang profesional, pelayanan darah yang aman dan berkelanjutan, edukasi kesehatan masyarakat, hingga penanganan kebencanaan yang tangguh dan terkoordinasi,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris PMI Provinsi Maluku Utara, Dr. Syawal Abdu Adjid, menyampaikan apresiasi atas kesediaan Chuzaemah memimpin PMI Halbar secara sukarela. Ia berharap kepengurusan baru dapat berjalan berkesinambungan dengan dukungan seluruh jajaran organisasi.
“Sudah terpilih ketuanya. Ibu sudah bersedia dengan sukarela dan ikhlas memimpin Palang Merah Halmahera Barat. Nanti dibantu dengan teman-teman,” ujarnya.
Syawal juga mengingatkan pentingnya penguatan kapasitas relawan karena Halbar merupakan wilayah yang memiliki potensi bencana. Menurutnya, kesiapsiagaan harus menjadi perhatian utama PMI dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
“Halmahera Barat ini kawasan rawan bencana. Hampir tiap hari ada laporan dari BMKG terkait gempa tektonik. Mudah-mudahan tidak ada hal yang luar biasa kejadiannya,” katanya.
Karena itu, Syawal meminta kapasitas dan kualitas relawan terus ditingkatkan agar PMI mampu merespons berbagai kondisi darurat secara cepat dan terkoordinasi.
“Kami berharap relawan itu perlu ditingkatkan kualitasnya. Saya kira itu penting sekali karena daerah kita ini memang daerah bencana. Jadi perlu ada kesiapsiagaan terhadap segala bencana yang mungkin terjadi,” ujarnya.
Syawal turut menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan PMI Halbar periode 2021-2026 di bawah kepemimpinan Salim atas berbagai kerja kemanusiaan yang telah dilakukan. Ia berharap program yang telah berjalan dapat dilanjutkan dan dikembangkan oleh kepengurusan baru.
“Terima kasih kepada pengurus sebelumnya, Pak Salim beserta teman-teman periode 2021-2026 yang telah berjalan dan kerja-kerja yang sudah dilaksanakan. Untuk pengurus ke depan juga bisa membawa PMI lebih baik ke depan,” pungkasnya.
Muskab III PMI Halbar kemudian ditutup secara resmi oleh Sekretaris PMI Provinsi Maluku Utara, Dr. Syawal Abdu Adjid, dengan penandatanganan penutupan forum.
“Dengan mengucapkan Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, kita tutup Musyawarah Kabupaten III Palang Merah Indonesia Kabupaten Halmahera Barat secara resmi,” tutup Syawal.






Komentar