SALOIPOST.Id, Jailolo – Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Barat (Halbar) dinilai bertindak diam-diam mengambil kembali seekor hewan kurban yang sebelumnya sudah diserakan ke warga desa Guaemaadu, Kecamatan Jailolo Jumat kemarin untuk perayaan hari raya Idul Adha 1443 H.
Hal ini disampaikan Ketua Panitia Kurban Desa Guaemaadu, Babul dalam rilis yang diterima Saloipost.id, Sabtu (9/7). “Hewan kurban itu so diambil kembali oleh salah satu pegawai Kesra atas nama As. Dia ambil secara diam-diam tanpa sepengetahuan Pemdes dan Panitia Kurban Desa Guameaadu,” sebut Babul.
Babul menerangkan, hewan kurban tersebut telah diserahkan ke desa Guamaadu pada Jumat kemarin, dan rencananya akan disembelih setelah shalat Idul Adha besok.
Babul mengaku, panitia juga telah mendistribusikan kupon hewan kurban tersebut ke warga setempat. “Kupon juga kami panitia so bagikan ke warga. Dan pembagian itu panitia hitung sesuai dengan hewan kurban yang ada di desa, ditamba deng satu ekor yang Pemda kasih,” ungkapnya
“Tapi hari ini, satu ekor hewan kurban yang diserahkan dari pemkab, dorang so ambil lagi. Entah dibawa kemana,” sambungnya
Babul menambahkan, pihaknya sangat menyesali kebijakan tersebut. Penyesalan tersebut, kata Babul, bukan karena menuntut untuk dikembalikan, tetapi setidaknya harus dikoordinasikan dengan pihaknya.
“Kalau ambil bilang, kalau begini kan nanti warga bilang torang foya-foya”, Tandasnya
Terpisah, Kasubag Keagamaan Bagian Kesra, Asrawi Basra ketika dikonfirmasi mengatakan, penarikan hewan kurban tersebut sesuai kesepakatan bersama.
Ia menjelaskan, jika di satu desa sudah menerima hewan kurban dari pihak luar, maka Pemda bakal mengalihkan pemberian sebelumnya ke desa lain yang belum dapat samasekali. Hal ini, kata Asrawi, karena kesediaan hewan kurban tidak memenuhi kuota desa.
“Ambil untuk serahkan di kampung lain yang tidak ada hewan kurban sama sekali, desa Guemaadu sudah ada hewan kurban yang diketahui total kurban yang ada itu ada 9 ekor ditamba dari Pemda 10 ekor jadi dari Pemda punya tong tarik untuk serahkan di desa Bobaneigo,” jelas Asrawi.
Menurut Asrawi, ini hanya miskomunikasi, dan Pemda sudah pengadaan kembali untuk Desa Guaemaadu. “Sekarang Pemda sudah pengadaan 1 ekor hewan kurban dan sudah diserahkan di Panitia Kurban di desa Guemaadu,” pungkasnya
Penulis: Elang / Editor: Redaksi











