Naik, Realisasi PAD Halbar Tahun 2021 Lebih Dari Rp40 Miliar

Senin, 1 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SALOIPOST.id, JailoloDPRD Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, menggelar rapat paripurna pembahasan penjelasan Bupati terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pelaksanaan APBD 2021, Senin (1/8).

Joko Ahadi, selaku Ketua Komisi I dalam penyampaiannya menyebut, realisasi APBD tahun 2021 mencapai Rp879.001.725.164. 32 atau 93,74 persen. Joko merinci, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp40.306.091.110.32, Dana Perimbangan Rp657.266.337.252,00, Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Provinsi Rp9.981.641.802,00, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah Rp21.123.084.000,00

Dibandingkan dengan realisasi pendapatan tahun 2020 untuk PAD Rp 38.383.063.952,41 Dana Perimbangan sebesar Rp 677.735.397.765,00 DBH Pajak Provinsi sebesar Rp 11.264283.032,82, Pendapatan lain-lain yang sah senilai Rp 17.086.346.032,82

Selain itu dalam APBD tahun 2021 Kabupaten Halmahera Barat mencapai Rp930.272.213.224,00 dengan realisasi belanja sebesar Rp868.552.810.252,45 yang terdiri dari Belanja tidak langsung Rp566.300.414.803,00 dan Belanja langsung/Program Rp363.971.789.421,00

Sementara realisasi tahun 2020 Rp853.836.288.622,02. Selain itu, kata Joko, terjadi penambahan hutang tahun anggaran 2021. “Hutang belanja sebesar Rp 18.236. 799.200 dan hutang jangka pendek sebesar Rp 14.765.346.198 dengan begitu maka total hutang tahun 2021 mencapai Rp 33.029.145.398,” ungkpnya

Baca Juga :  Soal Pansus LKPJ Bupati Halbar, Dasril: "Miris Kalau Mau Bubarkan, Mereka Panik"

Lebih jauh, sebut Joko, dalam enam poin rekomendasi DPRD ke Bupati meliputi agar menindaklanjuti temuan BPK dengan melaksanakan Sidang TPTGR atas kerugian Daerah, segera melakukan evaluasi OPD pengelola PAD, BUMD dan Badan Layanan umum lainya

Kemudian mengevaluasi OPD pengelola DAK yang hingga Juli 2022 penyerapan anggarannya rendah, dan segara menjual sejumlah aset tidak bergerak yang berada dibeberapa daerah serta aset bergerak karena dinilai selama ini aset-aset tersebut tidak memberikan konstribusi kepada Pemerintah Daerah.

“Termasuk pembayaran hutang pihak ketiga sebelumnya wajib direview Inspektorat dengan baik  dan adil, serta pekerjaan jalan Goin-Kedi dan beberapa jembatan yang di biayai dengan dana pinjaman pada Bank Maluku telah diputus kontraknya, sehingga bila terjadi pengalihan anggaran untuk kegiatan lain agar disampaikan ke DPRD.” jelasnya.

Baca Juga :  PAW, Ramli Syahdun Geser Mahdin Husein Dari Kursi Anggota DPRD Halmahera Barat

Sementara Bupati James Uang dalam sambutannya mengatakan, Ranperda tersebut, sebagaimana diamanatkan dalam Undang – undang Tentang Keuangan Negara yang melengkapi pranata hukum dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. dokumen tersebut merupakan salah satu wujud implementasi tata kelola pemerintahan yang baik.

“Melalui tahapan inilah kita mampu mengukur keberhasilan proses pembangunan yang telah dilaksanan, sekaligus mengambil patokan atau tolak ukur guna penyelenggaraan pembangunan kedepan,” beber Bupati James.

“Laporan keuangan sebagai lampiran yang tidak terpisahkan dari rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2021 ini telah diperiksa oleh BPK RI perwakilan Maluku Utara,” pungkasnya mengakhiri.

Penulis: Elang
Editor: Redaksi

Berita Terkait

Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Barat, Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama
Gelar Safari Ramadan, Bupati Tegaskan Prioritas “Halbar Religius” Terus Ditingkatkan
Sekretaris Wilayah Lantik Sukran Bambang Sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halbar
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Polsek Ibu dan Bayangkari Berbagi Takjil Untuk Masyarakat
Terimah 1.000 Paket Sembako Korban Banjir, Bupati Berterima Kasih ke Kemensos RI
Hindari Kesalahan Jelang Mutasi-Promosi Jabatan, Bupati James Uang Minta Petunjuk di BKN-RI
Reses di Sahu Timur, Meri Popala Siap Kawal Aspirasi Para Petani
Infrastruktur dan Pertanian Jadi Sorotan Dalam Reses Meri Popala di Kecamatan Jailolo

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 21:25

Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Barat, Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026 - 11:22

Gelar Safari Ramadan, Bupati Tegaskan Prioritas “Halbar Religius” Terus Ditingkatkan

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:57

Sekretaris Wilayah Lantik Sukran Bambang Sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halbar

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:27

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Polsek Ibu dan Bayangkari Berbagi Takjil Untuk Masyarakat

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:40

Terimah 1.000 Paket Sembako Korban Banjir, Bupati Berterima Kasih ke Kemensos RI

Berita Terbaru