<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Menkeu Sri Mulyani - Saloipost.id</title>
	<atom:link href="https://saloipost.id/tag/menkeu-sri-mulyani/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://saloipost.id/tag/menkeu-sri-mulyani/</link>
	<description>Berimbang Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 16 Jul 2022 14:47:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://saloipost.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-Desain-tanpa-judul-32x32.png</url>
	<title>Menkeu Sri Mulyani - Saloipost.id</title>
	<link>https://saloipost.id/tag/menkeu-sri-mulyani/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Berpotensi Resesi, Menkeu SMI: &#8216;Indonesia Masih Kuat, Kita Tetap Waspada&#8217;</title>
		<link>https://saloipost.id/2022/07/16/berpotensi-resesi-menkeu-smi-indonesia-masih-kuat-kita-tetap-waspada/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[saloipost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Jul 2022 14:40:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Menkeu Sri Mulyani]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi Resesi]]></category>
		<category><![CDATA[Survei Bloomberg]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://saloipost.id/?p=983</guid>

					<description><![CDATA[<p>SALOIPOST.Id &#8211; Berdasarkan survei Bloomberg, Indonesia ada dalam daftar 15 negara yang berpotensi mengalami resesi ekonomi. Tercatat Indonesia di peringkat ke-14 dengan peluang terjadi...</p>
<p>Artikel <a href="https://saloipost.id/2022/07/16/berpotensi-resesi-menkeu-smi-indonesia-masih-kuat-kita-tetap-waspada/">Berpotensi Resesi, Menkeu SMI: &#8216;Indonesia Masih Kuat, Kita Tetap Waspada&#8217;</a> pertama kali tampil pada <a href="https://saloipost.id">Saloipost.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><span style="font-size: 12pt; font-family: Helvetica;"><span style="color: #993300;"><strong>SALOIPOST.Id</strong></span> &#8211; Berdasarkan survei Bloomberg, Indonesia ada dalam daftar 15 negara yang berpotensi mengalami resesi ekonomi. Tercatat Indonesia di peringkat ke-14 dengan peluang terjadi resesi 3 persen.</span></p>
<p dir="ltr"><span style="font-size: 12pt; font-family: Helvetica;">Berturut-turut dari peringkat1-15 yaitu Sri Lanka, New Zealand, Korea Selatan, Jepang, China, Hongkong, Australia, Taiwan, Pakistan, Malaysia, Vietnam, Thailand, Filipina, Indonesia, lalu India.</span></p>
<p dir="ltr"><span style="font-size: 12pt; font-family: Helvetica;">Tercatat, Sri Lanka menempati peringkat ke-1 dengan persentase 85 persen, New Zealand 33 persen, Korea Selatan dan Jepang 25 persen, Hongkong, Australia, Taiwan, dan Pakistan 20 persen. Malaysia 13 persen, Vietnam dan Thailand 10 persen, Filipina 8 persen, Indonesia 3 persen, dan India 0 persen</span></p>
<figure id="attachment_985" aria-describedby="caption-attachment-985" style="width: 256px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-985 size-medium" src="https://saloipost.id/wp-content/uploads/2022/07/tingkat-risiko-resesi-negara-asia-pasifik-bagaimana-indonesia-by-katadata-e1657982795695-256x300.png" alt="" width="256" height="300" srcset="https://saloipost.id/wp-content/uploads/2022/07/tingkat-risiko-resesi-negara-asia-pasifik-bagaimana-indonesia-by-katadata-e1657982795695-256x300.png 256w, https://saloipost.id/wp-content/uploads/2022/07/tingkat-risiko-resesi-negara-asia-pasifik-bagaimana-indonesia-by-katadata-e1657982795695-768x899.png 768w, https://saloipost.id/wp-content/uploads/2022/07/tingkat-risiko-resesi-negara-asia-pasifik-bagaimana-indonesia-by-katadata-e1657982795695.png 850w" sizes="(max-width: 256px) 100vw, 256px" /><figcaption id="caption-attachment-985" class="wp-caption-text"></span> <span style="font-family: Helvetica; font-size: 12pt; color: #999999;"><em>Sumber: Bloomberg (dikutip dari katadata.com)</em></span></figcaption></figure>
<p dir="ltr"><span style="font-size: 12pt; font-family: Helvetica;">Menanggapi itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati (SMI) mengatakan, hasil survei tersebut menunjukkan indikator ekonomi Indonesia jauh lebih baik dari negara-negara lain yang peringkatnya di atas Indonesia dalam survei tersebut.<br />
</span></p>
<p dir="ltr"><span style="font-size: 12pt; font-family: Helvetica;">&#8220;Itu menggambarkan bahwa dari indikator neraca pembayaran kita, APBN kita, ketahanan dari GDP kita, dan juga dari sisi korporasi maupun dari rumah tangga serta <em>monetery policy</em> kita relatif dalam situasi yang tadi disebutkan risikonya 3 persen dibandingkan negara lain yang potensi untuk bisa mengalami resesi jauh di atas yaitu di atas 70 persen,&#8221; ujar Sri Mulyani saat konferensi pers di Bali, Rabu (13/7/2022).</span></p>
<p dir="ltr"><span style="font-size: 12pt; font-family: Helvetica;">Namun, kata SMI, Indonesia masih tetap harus waspada terhadap potensi resesi yang masih dapat terjadi. Pasalnya, saat ini negara-negara di dunia masih dibayangi resesi dan kenaikan inflasi.</span></p>
<p dir="ltr"><span style="font-size: 12pt; font-family: Helvetica;">&#8220;Kita tetap harus waspada karena ini akan berlangsung sampai tahun depan. Risiko global mengenai inflasi dan resesi, atau stagflasi sangat rill dan akan menjadi salah satu topik pembahasan kita,&#8221; ucapnya.</span></p>
<p dir="ltr"><span style="font-size: 12pt; font-family: Helvetica;">&#8220;Namun <em>message-</em>nya adalah kita tetap akan menggunakan semua instrumen kebijakan kita,&#8221; kata Menkeu.</span></p>
<p dir="ltr"><span style="font-size: 12pt; font-family: Helvetica;">Dia menambahkan, sejak terjadi krisis ekonomi tahun <a href="tel:20082009">2008-2009</a>, kini sektor keuangan Indonesia menjadi jauh lebih hati-hati. Kini Non Performing Loan (NPL) tetap terjaga serta eksposur pinjaman luar negeri turun.</span></p>
<p dir="ltr"><span style="font-size: 12pt; font-family: Helvetica;">&#8220;Artinya belajar dari krisis global global sektor korporasi <em>financial</em> APBN moneter semuanya mencoba memperkuat diri sendiri pada saat hadapi risiko, sekarang ini kita dalam situasi daya tahan masih lebih baik makanya kita disebutkan ratingnya lebih kecil,&#8221; pungkas SMI.</span></p>
<p dir="ltr"><span style="font-size: 12pt; font-family: Helvetica;">| <strong><span style="color: #999999;">Editor: Tim Redaksi</span></strong></span></p>
<hr />
<p dir="ltr"><span style="font-size: 12pt; font-family: Helvetica;">Sumber rujukan: <a href="http://Kompas.com">Kompas.com</a> ( 13/7/202), <a href="http://Katadata.com">Katadata.com</a> (15/7/2022)</span></p>
<p>Artikel <a href="https://saloipost.id/2022/07/16/berpotensi-resesi-menkeu-smi-indonesia-masih-kuat-kita-tetap-waspada/">Berpotensi Resesi, Menkeu SMI: &#8216;Indonesia Masih Kuat, Kita Tetap Waspada&#8217;</a> pertama kali tampil pada <a href="https://saloipost.id">Saloipost.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mankeu SMI: Mesin Pertumbuhan Ekonomi Sudah Mulai Menyala Melalui Konsumsi dan Ekspor</title>
		<link>https://saloipost.id/2022/06/28/mankeu-smi-mesin-pertumbuhan-ekonomi-sudah-mulai-menyala-melalui-konsumsi-dan-ekspor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[saloipost]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jun 2022 14:28:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[APBN KiTa]]></category>
		<category><![CDATA[Konsumsi dan Ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[Menkeu Sri Mulyani]]></category>
		<category><![CDATA[Mesin Pertumbuhan Ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://saloipost.id/?p=661</guid>

					<description><![CDATA[<p>SALOIPOST.Id, Jakarta &#8211; Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati (SMI) mengatakan, APBN sekarang bukan lagi sebagai lokomotif utama untuk pertumbuhan ekonomi, karena mesin pertumbuhan...</p>
<p>Artikel <a href="https://saloipost.id/2022/06/28/mankeu-smi-mesin-pertumbuhan-ekonomi-sudah-mulai-menyala-melalui-konsumsi-dan-ekspor/">Mankeu SMI: Mesin Pertumbuhan Ekonomi Sudah Mulai Menyala Melalui Konsumsi dan Ekspor</a> pertama kali tampil pada <a href="https://saloipost.id">Saloipost.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #993300;"><strong>SALOIPOST.Id,</strong></span> <strong>Jakarta</strong> &#8211; Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati (SMI) mengatakan, APBN sekarang bukan lagi sebagai lokomotif utama untuk pertumbuhan ekonomi, karena mesin pertumbuhan sudah mulai menyala melalui konsumsi investasi dan ekspor. Hal ini disampaikan SMI melalui pemaparan APBN KiTa Edisi Juni 2022, dikutip dari rilis Kemenkeu, Kamis (23/6).</p>
<p>“Pertumbuhan ekonomi tidak tergantung lagi hanya dari sisi APBN, bahkan APBN sekarang bergeser sebagai instrumen untuk menjaga shock, tapi bukan lagi sebagai lokomotif utama untuk pertumbuhan ekonomi, karena mesin pertumbuhan sudah mulai menyala melalui konsumsi investasi dan ekspor,” papar SMI.</p>
<p>Hal ini dapat ditunjukan melalui Purchasing Managers&#8217; Index (PMI) Manufaktur yang tetap ekspansif di level 50,8 pada bulan Mei, meski melambat dibandingkan bulan April yang sebesar 51,9. Dikutip dari seputaforex.com, angka indeks PMI tinggi menunjukkan optimisme pelaku sektor bisnis tersebut terhadap prospek perekonomian ke depan.</p>
<p>Selanjutnya, sebut SMI, konsumsi listrik tumbuh positif, ditopang konsumsi listrik industri dan bisnis yang menunjukkan masih kuatnya aktivitas dunia usaha. Optimisme masyarakat juga meningkat pada bulan Mei 2022. Hal ini ditunjukkan melalui peningkatan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) dari bulan April yang sebesar 113,1 menjadi 128,9 pada bulan Mei.</p>
<p>Selain itu, lanjut SMI, mobilitas masyarakat juga terus meningkat seiring terkendalinya pandemi, rata-rata mobilitas pada kuartal II mencapai 18,6, melonjak jauh dari kuartal I yang hanya mencapai 7,1. Sejalan dengan hal tersebut, indeks penjualan riil semakin meningkat, yang diperkirakan mencapai 239,7 pada bulan Mei, dan tumbuh 5,4 persen secara tahunan.</p>
<p>Tercatat, neraca perdagangan masih surplus, pada bulan Mei sebesar USD 2,90 miliar dengan akumulasi sampai dengan Mei sebesar USD 19,79 miliar. Ekspor bulan Mei 2022 mencapai USD 21,5 miliar, didukung peningkatan ekspor migas, sementara impor bulan Mei 2022 mencapai USD 18,6 miliar.</p>
<p>Ekspor-impor masih tumbuh positif secara tahunan dipengaruhi harga komoditas global yang masih tinggi. Cadangan devisa akhir Mei mencapai USD 135,6 miliar. Meski sedikit menurun dibandingkan bulan April, namun masih mencukupi, setara dengan 6,8 bulan impor atau 6,6 bulan impor dan pembayaran ULN pemerintah.</p>
<p>SMI menjelaskan, meski pertumbuhan global terkoreksi signifikan, outlook pertumbuhan ekonomi Indonesia masih cukup kuat. World Bank memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2022 dan 2023 masing-masing sebesar 5,1 persen dan 5,3 persen, sementara IMF memprediksi Indonesia akan tumbuh 5,4 persen dan 6,0 persen di periode yang sama.</p>
<p>Menurutnya, konsumsi masyarakat, investasi dan ekspor tumbuh cukup kuat dan menjadi motor pemulihan ekonomi, sehingga konsolidasi APBN dapat terwujud dan berfungsi sebagai shock absorber dan menjaga perekonomian dari tekanan ekonomi global yang masih volatile.</p>
<p>“Situasi yang baik masih bisa kita jaga, walaupun kondisi global sangat-sangat dinamis bahkan cenderung volatile. Kita akan terus mewaspadai pertumbuhan ekonomi kita yang juga dipengaruhi oleh global, dan juga dari sisi komposisi pertumbuhan ekonomi. Dan terakhir, kita harap APBN kita juga semakin kuat dan sehat, untuk kita bisa menjaga perekonomian kita ke depan,” pungkas SMI</p>
<p>| <strong><span style="color: #808080;">Editor: Tim Redaksi</span></strong></p>
<hr />
<p>Sumber rujukan: <span style="color: #00ccff;">Siaran Pers Kemenkeu, Kamis (23/6/22), Berita Seputar Forex</span></p>
<p>Artikel <a href="https://saloipost.id/2022/06/28/mankeu-smi-mesin-pertumbuhan-ekonomi-sudah-mulai-menyala-melalui-konsumsi-dan-ekspor/">Mankeu SMI: Mesin Pertumbuhan Ekonomi Sudah Mulai Menyala Melalui Konsumsi dan Ekspor</a> pertama kali tampil pada <a href="https://saloipost.id">Saloipost.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
