SALOIPOST.Id, Jailolo – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kristen Elim Desa Goin Kecamatan Ibu Utara Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) sedang krisis tenaga pengajar. Bagaimana tidak, SMP dengan 106 siswa, hanya ada 1 tenaga guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).
“Yang ada saat ini untuk guru pengajarnya tinggal satu, yaitu guru bahasa Indonesia,” ungkap Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Kristen Elim, Moses saat diwawancarai di kantor DPRD Halbar, Senin (27/6).
Moses mengatakan, untuk saat ini guru yang tercatat sebagai PNS hanya 1 orang dan yang lainnya itu dibantu oleh tenaga guru honorer. Menurutnya, satu tenaga guru tidak mampu melayani 106 Siswa dengan 11 mata pelajaran
Kendalanya, sambung Moses, gaji honorer yang begitu besar ditanggung oleh pihaknya. “Honorer 10 orang, untuk gaji honor itu dibiayayai oleh sekolah, sementara biaya honor bgtu banya dan bersumber dari komite,” keluhnya.
Kepsek juga mengatakan, dahulu ada terdapat 5 tenaga guru PNS, namun berselang waktu, 3 orang pensiun sehingga menyisahkan 2, yakni guru Bahasa Indonesia dan bagian tata usaha
Dirinya berharap jika Pemda melakukan pemerataan guru, maka pihaknya sangat membutuhkan penambahan tenaga guru berstatus PNS.
“Jika Pemda melakukan pemerataan guru, maka harapanya SMP Kristen Elim jangan dilupakan,” Pungkasnya penuh harap.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Halbar saat dikonfirmasi belum ada balasan hingga berita ini ditayangkan.
Penulis: Elang | Editor: Redaksi











