Tiga Tahun Pemerintahan JUJUR, Bupati Sebut Tekan Angka Pengangguran Diatas 2000 Orang

Kamis, 20 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati James Uang,|| Foto: Elang

Bupati James Uang,|| Foto: Elang

Saloipost.id, Jailolo – Bupati Halmahera Barat James Uang membuka secara resmi pelatihan dasar (Latsar) Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Barat.

“Dalam 3 tahun kepemimpinan JUJUR di hitung-hitung untuk pengangkatan CPNS dan PPPK sudah sekitar 2000 orang lebih itu artinya bahwa dalam 3 tahun kepemimpinan JUJUR telah menekan angka pengangguran diatas 2000 orang. Karena perlu diingat bahwa kuota sebanyak itu diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat,”ungkap James Uang

Hal itu diungkapkan Bupati dalam Kegiatan Latsar dilaksanakan di Aula Bidadari Kantor Bupati Halbar yang dihadiri oleh Wakil Bupati Djufri Muhammad Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Maluku Utara Idrus Assagaf, Perwakilan Komandan Kodim 1501/Ternate Halbar Irwan Baladewa, Perwakilan Kejari Halbar Kasipidum Raka Aprizki Soeroso dan para kepala SKPD Pemda Halbar, serta para CPNS dan PPPK 2021-2022.

Bupati James Uang dalam sambutannya Kamis (20/06) tadi menyatakan, sebagaimana telah diketahui Bersama Pegawai Negeri Sipil atau PNS sebagai unsur utama sumber daya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mempunyai peranan yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan Pemerintahan dan pembangunan.

Disebutkan, Sosok PNS yang mampu memainkan peranan tersebut adalah PNS yang punya potensi yang diindikasikan dengan perilaku dan taat kepada negara bermoral, bermental baik, profesional, serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Hal itu dalam bentuk sosok PNS seperti di atas perlu dilakukan pembinaan jalur pendidikan pengetahuan dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian, dan etika PNS untuk membangun aparatur negara yang handal dan tangguh,”ujarnya.

Foto: Elang

James juga mengatakan, disamping pengetahuan dasar sistem penyelenggaraan pemerintahan negara bidang tugas dan budaya organisasi. Diharapkan juga mampu menjalankan tugas sebagai bidang tugas pelayanan masyarakat.

“Saya harap kepada para para CPNS dan PPPK hendaknya Bapak Ibu melamar menjadi CPNS dan menjadi PPPK itu tidak boleh orientasi hanya sebatas mencari lapangan pekerjaan supaya tidak ada yang menganggur tetapi yang paling utama daripada itu adalah tanggung jawab yang dilaksanakan secara profesional, bertanggung jawab terhadap tugas yang diembankan masing-masing sebagai guru, sebagai tenaga kesehatan, sebagai dokter bertanggung jawab profesional terhadap terhadap tugasnya masing-masing,”bebernya.

Baca Juga :  Link Segera Dibuka Kemenpan-RB, Bupati: 1.405 PPPK Paruh Waktu Siap Diusulkan

Menurutnya, kebanyakan orang melamar menjadi CPNS maupun PPPK di dalam pikirannya hanya semata mencari pekerjaan saja setelah mendapatkan pekerjaan itu jauh dari harapan sesuai dengan perjanjian dengan bangsa dan negara.

“Saya juga mengingatkan bagi para CPNS dan PPPK yang berada dari luar Halmahera Barat karena pengangkatan CPNS, PPPK ini tidak lagi membatasi hanya di suatu daerah tertentu sebagai warga negara boleh mengikuti tes CPNS dan PPPK di semua wilayah kesatuan Negara Republik Indonesia, saya dalam 3 tahun bertugas telah mengalami berkali-kali ada yang datang beralasan bahwa suaminya bertugas di Makassar ada yang di Ambon bahkan ada yang di Jawa terkadang ada ibu-ibu yang datang menggendong anak dan bermohon sambil menangis untuk ikut suami yang bertugas di luar daerah jadi mereka memohon kepada saya agar dimutasi untuk mengikuti suami, kadang-kadang kita diperhadapkan dengan sebuah pertimbangan yang sulit kadang baru bertugas 2 atau 3 tahun sudah bermohon untuk mutasi,”ungkapnya

Menurutnya, pertimbangan-pertimbangan seperti itu adalah pertimbangan kemanusiaan.

“Kalau model ini jangan melamar di Halmahera Barat melamar saja di mana tempat suami bertugas,”ucapnya

Ia mengaku dalam benak berpikir para CPNS, PPPK setelah mendapatkan SK langsung minta pindah ini menjadi permasalahan  berkali-kali yang diperhadapkan seperti ini.

“Hal seperti ini yang menjadi pertimbangan jika kita tidak izinkan juga susah kalaupun diizinkan maka melanggar ketentuan. Kalian harus bertugas sekian tahun baru bisa pindah,”jelasnya

Baca Juga :  Optimis Menangkan Prabowo-Gibran DPC Demokrat Siapkan 45 Ribu Relawan

“Saya berharap agar CPNS dan PPPK tidak ada yang dua atau tiga tahun ke depan bermohon kepada saya untuk di mutasi karena beralasan ikut suaminya model seperti ini biar menangis dihadapan saya, tidak akan berikan mutasi,”tambahnya.

James juga menambahkan, setelah hari ini pelatihan dasar CPNS dan orientasi PPPK tolong bekerja dengan baik sebagai guru mengajar yang baik, sebagai tenaga kesehatan dan Dokter laksanakan tugas pelayanan kesehatan dengan baik.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah BKD Halmahera Barat Fransiska Renjaaan dalam sambutannya mengatakan, undang-undang nomor 4 tahun 2014 yang telah di gabung dengan undang-undang nomor 20 tahun 2023 tentang aparatur sipil negara menyatakan bahwa ASN terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

ASN dalam melaksanakan tugas sebagai pelayan masyarakat, profesional dan memenuhi syarat sesuai peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2011. Dan peraturan kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia nomor 12 tahun 2018 tentang pelatihan dasar Calon Pegawai Negeri Sipil dan PPPK.

Ia menyebutkan penyelenggaraan Pelatihan dasar CPNS dan Orientasi PPPK bertujuan untuk membekali Pegawai Negeri Sipil dan PPPK “Dengan perlakuan sikap yang baik, dan nilai-nilai etika dalam mengemban tugas dan tanggungjawab yang profesional, berperilaku akhlak baik, akuntabel, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif,” ujarnya. 

Untuk diketahui, Peserta CPNS dan PPPK berjumlah 268 orang, terdiri dari CPNS 36 orang yang seluruhnya dari Tenaga Kesehatan, dan 14 orang Dokter merupakan formasi 2022, sedangkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berjumlah 250 orang seluruhnya dari jabatan fungsional guru dari formasi 2021 sebanyak 63 orang dan formasi 2022 sebanyak 187 orang.

 

 

 

Penulis: Elang

Editor  : Redaksi

Berita Terkait

Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Barat, Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama
Gelar Safari Ramadan, Bupati Tegaskan Prioritas “Halbar Religius” Terus Ditingkatkan
Sekretaris Wilayah Lantik Sukran Bambang Sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halbar
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Polsek Ibu dan Bayangkari Berbagi Takjil Untuk Masyarakat
Terimah 1.000 Paket Sembako Korban Banjir, Bupati Berterima Kasih ke Kemensos RI
Hindari Kesalahan Jelang Mutasi-Promosi Jabatan, Bupati James Uang Minta Petunjuk di BKN-RI
Reses di Sahu Timur, Meri Popala Siap Kawal Aspirasi Para Petani
Infrastruktur dan Pertanian Jadi Sorotan Dalam Reses Meri Popala di Kecamatan Jailolo

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 21:25

Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Barat, Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026 - 11:22

Gelar Safari Ramadan, Bupati Tegaskan Prioritas “Halbar Religius” Terus Ditingkatkan

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:57

Sekretaris Wilayah Lantik Sukran Bambang Sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halbar

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:27

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Polsek Ibu dan Bayangkari Berbagi Takjil Untuk Masyarakat

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:40

Terimah 1.000 Paket Sembako Korban Banjir, Bupati Berterima Kasih ke Kemensos RI

Berita Terbaru