<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jailolo - Saloipost.id</title>
	<atom:link href="https://saloipost.id/tag/jailolo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://saloipost.id/tag/jailolo/</link>
	<description>Berimbang Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Sep 2025 13:24:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://saloipost.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-Desain-tanpa-judul-32x32.png</url>
	<title>Jailolo - Saloipost.id</title>
	<link>https://saloipost.id/tag/jailolo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bentuk Pansus DOB Kota Jailolo, Fahmi Albar: Waktu Dekat Kita Kumpul Deklarator Bedah Naskah</title>
		<link>https://saloipost.id/2025/09/11/bentuk-pansus-dob-kota-jailolo-fahmi-albar-waktu-dekat-kita-kumpul-deklarator-bedah-naskah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[saloipost]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2025 13:24:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[Halmaher Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jailolo]]></category>
		<category><![CDATA[Pansus DOB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://saloipost.id/?p=4872</guid>

					<description><![CDATA[<p>Saloipost.id, Jailolo &#8212; DPRD Halmahera Barat, Maluku Utara, telah resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Jailolo, Rabu (10/9/2025). Pembentukan Pansus...</p>
<p>Artikel <a href="https://saloipost.id/2025/09/11/bentuk-pansus-dob-kota-jailolo-fahmi-albar-waktu-dekat-kita-kumpul-deklarator-bedah-naskah/">Bentuk Pansus DOB Kota Jailolo, Fahmi Albar: Waktu Dekat Kita Kumpul Deklarator Bedah Naskah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://saloipost.id">Saloipost.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Saloipost.id, Jailolo &#8212;</strong> DPRD Halmahera Barat, Maluku Utara, telah resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Jailolo, Rabu (10/9/2025).</p>
<p>Pembentukan Pansus DOB Kota Jailolo tersebut, melalui rapat Paripurna ke-8 masa persidangan II Tahun 2025 dengan agenda penutupan masa persidangan II dan pembukaan masa persidangan III Tahun 2025, dan Pembentukan Panitian Khusus Daerah Otonomi Baru.</p>
<p>Rapat pembentukan Pansus DOB dipimpin oleh Wakil Ketua II Herman Sidete. Pansus yang beranggota 11 orang itu diketuai Fahmi Albaar dan Arianto Bubango sebagai Wakil Ketua.</p>
<p>Ketua Pansus DOB Fahmi Albaar, pada wartawan usai paripurna menyampaikan, sebagaimana harapan Pansus DPRD menindaklanjuti dengan merekomendasi pembentukan Pansus, kita diberi waktu 6 bulan untuk melaksanakan tugas-tugas Pansus.</p>
<p>&#8220;Dan langkah awal ini kita akan memanggil para deklarator untuk duduk bersama untuk satukan visi, selanjutnya kita akan siapkan naskah akademik, karena naskah akademiknya sudah ada nanti kita bedah lagi,&#8221;ungkap Fahmi.</p>
<p>Politisi Demokrat ini mengatakan, selanjutnya hal-hal administratif, dan hal teknis lainnya yang akan kita siapkan.</p>
<p>&#8220;DOB ini Kemendagri belum cabut moratoriumnya tetapi kita menyeiapkan langkah-langkah dalam rangka pengusulan DOB baik secara administratif, secara teknik, sebagai bagian dari kesiapan draf pengusulannya,&#8221;tandasnya.</p>
<p>Sementara Wakil ketua Pansus Arianto Bubango menambahkan, Pansus ini akan bekerja secara maksimal, dan apa yang menjadi keingginan kita agar Jailolo ini bisa mekar.</p>
<p>&#8220;Kami dari bagian Ibu juga sangat mendukung semoga Pansus ini bisa membuat terobosan dan harapan kita semua bisa tercapai,&#8221;pungkasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penulis: <strong>Elang</strong><br />
Editor  : <strong>Redaksi</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://saloipost.id/2025/09/11/bentuk-pansus-dob-kota-jailolo-fahmi-albar-waktu-dekat-kita-kumpul-deklarator-bedah-naskah/">Bentuk Pansus DOB Kota Jailolo, Fahmi Albar: Waktu Dekat Kita Kumpul Deklarator Bedah Naskah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://saloipost.id">Saloipost.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak Terimah Kades Diaktifkan Kembali, Warga Gueria Palang Kantor Desa</title>
		<link>https://saloipost.id/2024/02/06/tak-terimah-kades-diaktifkan-kembali-warga-gueria-palang-kantor-desa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[saloipost]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Feb 2024 01:40:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati James Uang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Guaeria]]></category>
		<category><![CDATA[Halmahera Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jailolo]]></category>
		<category><![CDATA[Kades]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://saloipost.id/?p=3692</guid>

					<description><![CDATA[<p>Saloipost.id, Jailolo &#8211; Warga desa Guaeria Kecamatan Jailolo, memalang Kantor desa akibat dari Kades Non Aktif yang kembali Diaktifkan oleh Bupati Halmahera Barat James...</p>
<p>Artikel <a href="https://saloipost.id/2024/02/06/tak-terimah-kades-diaktifkan-kembali-warga-gueria-palang-kantor-desa/">Tak Terimah Kades Diaktifkan Kembali, Warga Gueria Palang Kantor Desa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://saloipost.id">Saloipost.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Saloipost.id, Jailolo &#8211;</strong> Warga desa Guaeria Kecamatan Jailolo, memalang Kantor desa akibat dari Kades Non Aktif yang kembali Diaktifkan oleh Bupati Halmahera Barat James Uang.</p>
<p class="p3"><span class="s2">Hal tersebut dilakukan, lantaran Warga tak terimah atas keputusan Bupati James Uang yang kembali mengaktifkan Kepala desa yang belum mengembalikan hasil temuan. </span></p>
<p class="p3"><span class="s2">Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) desa Guaeria, Kecamatan Jailolo, Nonce May saat dikonfirmasi wartawan via telepon Senin (05/01) Kemarin membenarkan aksi tersebut. </span></p>
<p class="p3"><span class="s2">Nonce May mengatakan, masyarakat desa Guaeria yang memalang Kantor desa masalahnya Kades Lama Hendrik Makringo kembali diaktifkan oleh Bupati setelah diberhentikan sementara sejak Agustus 2023 lalu.</span></p>
<p class="p3"><span class="s2">Ia mengaku, Kades Hendrik Makringo diberhentikan sementara karena ada temuan penyalahgunaan Dana Desa pada tahun 2021 sesuai Hasil Temuan Inspektorat Nomor: 700.4.X /124-IT.K / III/2021 tertanggal 14 Maret 2021. Hendrik Makringo dalam melaksanakan tugas sebagai Kepala Desa Guaeria dapat merugikan negara sebesar Rp.91.287.000.</span></p>
<p class="p3"><span class="s2">Ia menyebutkan sebelumnya Inspektorat Halbar telah turun periksa sehingga ada temuan sebesar itu.</span></p>
<p class="p3"><span class="s2">&#8220;Tapi tiba-tiba tanpa sepengetahuan masyarakat tiba-tiba Surat Keputusan (SK) Bupati dengan nomor : 55 /KPTS/II/2024 yang ditandatangani langsung oleh Bupati James Uang tertanggal 1 Februari 2024 turun tiba-tiba langsung diaktifkan kembali Hendrik Makringo sebagai Kepala Desa Guaeria dan langsung memberhentikan Muhlis Hamisi sebaga Penjabat (Pj) Kepala Desa,&#8221;ungkapnya </span></p>
<p class="p3"><span class="s2">Nonce mengaku heran, sebab dari jumlah temuan tersebut Kades Hendrik Makringo belum melakukan pengembalian kerugian negara sama sekali, tetapi kemudian sudah ada SK Bupati yang mengaktifkan kembali sebagai kades.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p class="p3"><span class="s2">Penulis: <strong>Elang</strong></span></p>
<p class="p3"><span class="s2">Editor<span class="Apple-converted-space">  </span>: <strong>Redaksi </strong></span></p>
<p>Artikel <a href="https://saloipost.id/2024/02/06/tak-terimah-kades-diaktifkan-kembali-warga-gueria-palang-kantor-desa/">Tak Terimah Kades Diaktifkan Kembali, Warga Gueria Palang Kantor Desa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://saloipost.id">Saloipost.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Azlan balita Halmahera pengidap Hirschsprung</title>
		<link>https://saloipost.id/2023/05/21/azlan-balita-halmahera-pengidap-hirschsprung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[saloipost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 May 2023 15:35:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Azlan]]></category>
		<category><![CDATA[Halmahera Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jailolo]]></category>
		<category><![CDATA[pengidap Hirschsprung]]></category>
		<category><![CDATA[Risman Ali Djen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://saloipost.id/?p=2481</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di balik tirai sebuah kamar, seorang anak kecil mengendap-endap keluar secara perlahan, langkahnya mulai terdengar ketika ia mendekati ibunya yang sedang asik bercerita dengan...</p>
<p>Artikel <a href="https://saloipost.id/2023/05/21/azlan-balita-halmahera-pengidap-hirschsprung/">Azlan balita Halmahera pengidap Hirschsprung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://saloipost.id">Saloipost.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Di balik tirai sebuah kamar, seorang anak kecil mengendap-endap keluar secara perlahan, langkahnya mulai terdengar ketika ia mendekati ibunya yang sedang asik bercerita dengan kami dan ayahnya. Azlan Gohar Syarif seorang anak laki-laki dari seorang ayah bernama Mochtar Syarif dan Ibu bernama Teti Widarsi Arjo. Sore itu saya dan seorang senior berkunjung ke rumah Azlan untuk mengecek keadaannya.</p>
<p>Azlan berumur 1,8 tahun, tubuhnya tampak kecil dengan mata yang terlihat menarik. Di sore itu Azlan beberapa kali memperhatikan kami dengan raut wajah yang kebingungan. Di balik baju yang dia kenakan, sebuah kantong plastik yang berfungsi sebagai alat penampung kotoran menempel pada tubuh mungilnya yang masih terlihat lemas.</p>
<p>Azlan menderita penyakit Hirschsprung penyakit yang biasanya terjadi pada usus besar, penyakit tersebut terjadi akibat adanya penyumbatan kotoran pada usus besar. Sejak dua hari setelah Azlan dilahirkan bagian perutnya sudah terlihat kembung, melihat hal itu Mochtar dan Teti langsung membawanya pada dokter anak.</p>
<p>Namun menurut penjelasan dokter, Azlan hanya masuk angin seperti yang dialami oleh anak-anak lainnya pasca lahiran. Saat itu Azlan hanya diberikan pengobatan seadanya sesuai hasil diagnosa dokter padanya.</p>
<p>Seiring waktu berjalan Azlan sering menderita susah buang air besar, ayah dan ibunya yang kawatir langsung membawanya ke dokter. Azlan lantas diberikan obat untuk memperlancar proses pencernaan, beberapa kali Azlan dapat mebuang kotoran melalui anus, hanya saja karena efek obat yang berlebihan Azlan sempat terlihat lemas karena terlalu banyak membuang kotoran.</p>
<p>“Waktu tong kase dia (Azlan) obat dia bisa buang aer, tapi waktu satu minggu itu dia buang aer sampe lima kali bahkan sampe enam kali sampe dia suak,” tutur Mochtar saat menceritakan kondisi Azlan.</p>
<p>Setelah enam bulan berlalu, untuk pertama kalinya Azlan melepaskan asih dari ibunya dan beralih mengonsumsi makanan sebagaimana anak-anak pada umumnya, hanya saja mulai saat itu perutnya mengalami penyumbatan dan mulai membesar sampai terlihat mulai membiru, ayah dan ibunya panik, Azlan lalu dilarikan kerumah sakit umum Jailolo, sesampainya disana Azlan disarankan untuk dirujuk ke Ternate.</p>
<p>Sesampainya di Ternate, Azlan langsung dioperasi, Mochtar ingat betul penjelasan dokter kala itu, menurut dokter, saraf dalam usus Azlan sudah tidak berfungsi untuk mendorong kotoran hingga ke anus. Dokter terpaksa membelah perut bagian kiri anaknya untuk dibuat saluran pembuangan kotoran.</p>
<p>“Waktu itu dokter bilang kalo saya pe anak nih hanya ada dua keemungkinan, yang pertama dia pe usus baku tagate sehingga sulit buang aer, dan yang kedua tuh saya pe ana mengidap penyakit Hirschsprung,” Jelas Mochtar.</p>
<p>Perjalanan operasi Azlan tidak berhenti hanya sekali saja, setelah operasi pertama, Azlan kembali dirujuk ke Manado untuk menjalani operasi kedua, dalam operasi keduanya Azlan dioperasi untuk diambil sampelnya agar dibawa ke Jakarta untuk diperiksa.</p>
<p>Sembari menunggu hasil operasi, Azlan dan kedua orang tuanya tinggal disebuah koskosan di Manado, untuk mencukupi kebutuhan makan dan tempat tinggal, Mochtar terpaksa menjual motornya yang ia kenakan sehari-hari untuk bekerja. Beberapa bulan dari gajinya pun sudah ia pakai untuk biaya pengobatan Azlan.</p>
<p>Namun, hasil penjualan motor dan gaji Mochtar tidak dapat menangani sepenuhnya kebutuhan dan biaya operasi Azlan selama di Manado. Azlan terpaksa dipulangkan ke Jailolo sebelum operasi dilakukan, hingga kini Azlan harus bertahan dengan anus buatan diperutnya, setiap minggunya ayah dan ibunya harus menyiapkan kantong kotoran seharga 300 ribu untuk menangani proses pencernaannya.</p>
<p>Berat badan Azlan juga terlihat tidak normal saat ia mengalami penyakit ini. Hingga saat ini, kedua orang tuanya harus berjuang untuk kesembuhan Azlan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Oleh : Risman A.M Djen </strong><strong>/ Sekjen Jong Halmahera </strong></p>
<p>Artikel <a href="https://saloipost.id/2023/05/21/azlan-balita-halmahera-pengidap-hirschsprung/">Azlan balita Halmahera pengidap Hirschsprung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://saloipost.id">Saloipost.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nelayan Resah, Bom Ikan Diperairan Jailolo Marak Terjadi </title>
		<link>https://saloipost.id/2023/03/27/nelayan-resah-bom-ikan-diperairan-jailolo-marak-terjadi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[saloipost]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Mar 2023 13:05:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bom Ikan]]></category>
		<category><![CDATA[BPD]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Taleka]]></category>
		<category><![CDATA[Halbar]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jailolo]]></category>
		<category><![CDATA[Malut]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://saloipost.id/?p=2260</guid>

					<description><![CDATA[<p>SALOIPOST.id, Jailolo &#8211; Nelayan Desa Tataleka Kecamatan Jailolo Selatan Halmahera Barat, Maluku Utara, resah dengan aktivitas bom ikan oleh orang yang tidak dikenal (OTK)...</p>
<p>Artikel <a href="https://saloipost.id/2023/03/27/nelayan-resah-bom-ikan-diperairan-jailolo-marak-terjadi/">Nelayan Resah, Bom Ikan Diperairan Jailolo Marak Terjadi </a> pertama kali tampil pada <a href="https://saloipost.id">Saloipost.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SALOIPOST.id, Jailolo &#8211;</strong> Nelayan Desa Tataleka Kecamatan Jailolo Selatan Halmahera Barat, Maluku Utara, resah dengan aktivitas bom ikan oleh orang yang tidak dikenal (OTK) di perairan desa setempat.</p>
<p>Indra, salah satu nelayan Desa Tataleka kepada <em>Saloipost</em> mengatakan, penangkapan ikan menggunakan bom itu memang sudah berulang kali dilakukan oleh orang yang tidak dikenal. Bahkan, adanya aktivitas penangkapan ikan secara ilegal itu para nelayan sudah menyampaikan ke pemerintah desa (Pemdes) untuk melarang oknum tersebut.</p>
<p>&#8220;Ini sudah terjadi berulang kali, dan kami melihatnya secara langsung dan ketika mau menuju ke tempat pengebom, pelaku langsung melarikan diri, hal itu yang terus terjadi sehingga kami sulit menemukan oknum ini,&#8221; jalas Indra, Kamis (27/3/2023)</p>
<p>Baru-baru ini, Indra menerangkan, para nelayan menemukan satu bodi fiber diduga melakukan pengebom ikan. Dia bersama warga lainnya pun menghampiri bodi fiber tersebut namun terduga pelaku lebih dulu melarikan diri.</p>
<p>&#8220;Sekitar bulan Januari (2023) kemarin, ada oknum yang melakukan pengeboman. saya dan beberapa warga menuju ke lokasi dengan menggunakan bodi katinting belum sampai ke titik, pelaku lagi-lagi sudah kabur,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sementara, salah satu anggota BPD Desa Tataleke yang enggan menyebut namanya mengaku, penangkapan ikan menggunakan bom itu memang merusak ekosistem laut termasuk terumbu karang di perairan desa Tataleke.</p>
<p>Pihaknya, kata dia sudah berupaya mengcegah oknum-oknum tersebut. Meski begitu, terduga pelaku belum berhasil ditangkap.</p>
<p>&#8220;Karena mereka melakukan pengeboman itu saat aktivitas masyarakat padat,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Meski begitu, dia menduga oknum pengeboman ikan ini berasal dari desa tetangga yakni desa Guaria. Alasannya, acap kali pelaku pengeboman ikan saat ditangkap berasal dari desa tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami bisa bilang bahwa oknum ini berasal dari desa tetangga (Guaria). Kenapa demikian, karena hal serupa terjadi sejak dulu pelakunya adalah orang dari desa itu,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Untuk itu, dia meminta pihak berwenang agar bisa mengawasi praktek pengeboman ikan di perairaan desa Tataleka.</p>
<p>&#8220;Kami meminta pihak Kecamatan, Kapolsek, dan TNI/Polri untuk tindaklanjuti hal ini, bila perlu Pemdes bisa menyurat ke masyarakat Guaria untuk menyelesaikan kasus ini. Agar tidak terulang lagi,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Penulis : Elang </strong></p>
<p><strong>Editor   : Redaksi </strong></p>
<p>Artikel <a href="https://saloipost.id/2023/03/27/nelayan-resah-bom-ikan-diperairan-jailolo-marak-terjadi/">Nelayan Resah, Bom Ikan Diperairan Jailolo Marak Terjadi </a> pertama kali tampil pada <a href="https://saloipost.id">Saloipost.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Haru, Sekda Sambut Kepulangan Jamaah Haji Asal Halmahera Barat</title>
		<link>https://saloipost.id/2022/08/08/haru-sekda-sambut-kepulangan-jamaah-haji-asal-halmahera-barat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[saloipost]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Aug 2022 10:56:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Halbar]]></category>
		<category><![CDATA[Jailolo]]></category>
		<category><![CDATA[Jamaah Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda Sahril Abdul Radjak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://saloipost.id/?p=1188</guid>

					<description><![CDATA[<p>SALOIPOST.id, Jailolo – Seluruh jamaah haji asal Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) akhirnya tiba di Jailolo, Senin (8/8). Selain sanak keluarga, kedatangan para jamaah haji...</p>
<p>Artikel <a href="https://saloipost.id/2022/08/08/haru-sekda-sambut-kepulangan-jamaah-haji-asal-halmahera-barat/">Haru, Sekda Sambut Kepulangan Jamaah Haji Asal Halmahera Barat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://saloipost.id">Saloipost.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: Helvetica; font-size: 12pt;"><strong><span style="color: #993300;">SALOIPOST.id,</span> Jailolo</strong> – Seluruh jamaah haji asal Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) akhirnya tiba di Jailolo, Senin (8/8). Selain sanak keluarga, kedatangan para jamaah haji tersebut disambut juga oleh Pemerintah daerah (Pemda) Halbar.</span></p>
<p><span style="font-family: Helvetica; font-size: 12pt;">Dari Pantauan Saloipost, para jamaah haji tiba di pelabuhan Jailolo sekitar pukul 16.10 Wit, setelah berangkat dari kota Ternate. Puluhan sanak keluarga jamaah telah banyak menanti di koridor pelabuhan tersebut.</span></p>
<p><span style="font-family: Helvetica; font-size: 12pt;">Selepas itu, jamaah haji langsung diarahkan ke kantor Bupati Halbar dan di terima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Sahril Abdul Rajak</span></p>
<p><span style="font-family: Helvetica; font-size: 12pt;">Isak tangis bahagia sanak keluarga terdengar dari dalam ruangan lantaran bersyukur masih dipertemukan dengan para jamaah dalam keadaan sehat <em>walafiat.</em></span></p>
<p><span style="font-family: Helvetica; font-size: 12pt;">Dalam sambutannya, Sekda Sahril mengatakan, Pemda telah mendoakan agar jamaah haji yang pergi dan pulang dalam keadaan sehat dengan jumlah yang tidak berkurang. Tetapi Allah SWT berkehendak lain, pergi dengan jumlah 32, kembalinya hanya menyisakan 31 orang.</span></p>
<p><span style="font-family: Helvetica; font-size: 12pt;">&#8220;Tentu saat berangkat kami mendoakan agar pergi dan pulang dalam keadaan sehat dan jumlah yang sama, namun Allah SWT berkehendak lain,&#8221; ucap Sekda Sahril.</span></p>
<p><span style="font-family: Helvetica; font-size: 12pt;">Sekda menuturkan, bagi orang yang berangkat haji pasti ingin wafat di tanah suci, tetapi bagi keluarga pasti menginginkan para jamaah itu kembali ke tanah air.</span></p>
<p><span style="font-family: Helvetica; font-size: 12pt;">&#8220;Bagi yang berangkat pasti ingin wafat di sana karena wafat dalam keadaan ibadah, <em>insyallah Fisabilillah,&#8221;</em> imbuhnya.</span></p>
<p><span style="font-family: Helvetica; font-size: 12pt;">Diakhir sambutannya, selaku orang nomor tiga di Halbar itu berharap kepada jamaah haji yang baru saja pulang itu agar nanti dapat bekerja sama dengan Pemda dalam hal memberikan saran dan saling mengingatkan.</span></p>
<p><span style="font-family: Helvetica; font-size: 12pt;">&#8220;Setelah haji kami menginginkan satu hal, kalau sudah haji mari <em>torang</em> sama-sama bahu membahu bangun daerah ini,&#8221; pungkas Sekda penuh harap.</span></p>
<p><span style="font-family: Helvetica; font-size: 12pt;"><strong>Penulis: Elang </strong></span><br />
<span style="font-family: Helvetica; font-size: 12pt;"><strong>Editor: Redaksi</strong></span></p>
<p>Artikel <a href="https://saloipost.id/2022/08/08/haru-sekda-sambut-kepulangan-jamaah-haji-asal-halmahera-barat/">Haru, Sekda Sambut Kepulangan Jamaah Haji Asal Halmahera Barat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://saloipost.id">Saloipost.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Muhibah Jalur Rempah Cetak Pertemuan Bersejarah 4 Kesultanan Maluku Kie Raha</title>
		<link>https://saloipost.id/2022/06/19/530/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[saloipost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jun 2022 14:32:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bacan]]></category>
		<category><![CDATA[Jailolo]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikbudristek]]></category>
		<category><![CDATA[Kesultanan]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku Kie Raha]]></category>
		<category><![CDATA[Muhibah Jalur Rempah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa Bersejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Ternate]]></category>
		<category><![CDATA[Tidore]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://saloipost.id/?p=530</guid>

					<description><![CDATA[<p>SALOIPOST.ID, Jakarta &#8211; Muhibah Budaya Jalur Rempah 2022 berhasil mencetak sejarah dengan mempertemukan 4 Kesultanan Maluku Kie Raha, yaitu Ternate, Tidore, Jailolo, dan Bacan...</p>
<p>Artikel <a href="https://saloipost.id/2022/06/19/530/">Muhibah Jalur Rempah Cetak Pertemuan Bersejarah 4 Kesultanan Maluku Kie Raha</a> pertama kali tampil pada <a href="https://saloipost.id">Saloipost.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #993300;"><strong>SALOIPOST.ID,</strong></span> <strong>Jakarta</strong> &#8211; Muhibah Budaya Jalur Rempah 2022 berhasil mencetak sejarah dengan mempertemukan 4 Kesultanan Maluku Kie Raha, yaitu Ternate, Tidore, Jailolo, dan Bacan saat jamuan makan malam di atas geladak KRI Dewaruci yang bersandar di Pelabuhan Trikora, Tidore, 15 Juni 2022.</p>
<p>Hal ini tertuang di dalam rilis Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Jakarta, 18 Juni 2022.</p>
<p>Disebutkan, pertemuan 4 kesultanan ini menjadi sejarah sebab merupakan pertemuan pertama mereka setelah sekian lama. Di atas geladak kapal, empat kesultanan tersebut merundingkan dan membahas tentang pemajuan kebudayaan Maluku Kie Raha sebagai kepulauan rempah-rempah yang menjadi percontohan daerah-daerah di provinsi lain.<span id="more-530"></span>Selain empat kesultanan Maluku Kie Raha, jamuan ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek Hilmar Farid; Direktur Pemanfaatan dan Kebudayaan Restu Gunawan; Direktur Perfilman, Musik, dan Media Baru Ahmad Mahendra; serta pejabat setempat.</p>
<p>Sultan Ternate, Hidayatullah Sjah menegaskan bahwa pertemuan 4 kesultanan ini merupakan peristiwa bersejarah. “Kehadiran kami di geladak KRI Dewaruci merupakan pengulangan 500 tahun lalu nenek moyang kami naik ke kapal Galleon Belanda,” tegas Hidayatullah Sjah, Jumat (17/6), dikutip dalam rilis.</p>
<p>“Pada 1322 bangsa Ternate membangun peradaban, memperluas peradabannya dengan membangun penataan pemerintahan yang lebih lengkap dengan membentuk konfederasi yang namanya Moluku Kie Raha, menggabungkan tiga saudaranya menjadi satu di dalam Konferensi Moti. Saya yakin pada masa mendatang bahwa akan datang satu fase di mana peradaban gemilang kami akan kembali,” tegasnya lagi.</p>
<p>Senada, Perdana Menteri Sultan Bacan, Mochdar Salim Arief mengatakan, pertemuan 4 kesultanan ini menjadi bagian dari sejarah perjalanan rempah. “Perjalanan rempah telah dilaksanakan di sini, ada beberapa pulau yang meliputi berbagai suku dan ini disertai pula dengan adanya diplomasi. Dari diplomasi inilah muncul tata krama,” jelasnya.</p>
<p>Demikian juga Sultan Jailolo, Ahmad Sjah turut mengapresiasi agenda Muhibah Budaya Jalur Rempah ini. “Apresiasi kami kepada Pak Dirjen karena telah mengimplementasikan masing-masing kerajaan. Terima kasih dengan agenda ini, kerajaan-kerajaan akhirnya bisa hadir, dan merepresentasikan budayanya,” kata Ahmad Sjah.</p>
<p>Jou Mayor Kesultanan Tidore, Iskandar S. Alting juga memberikan apresiasi terkait agenda ini. Ia mengaku, pertemuan 4 kesultanan ini jarang sekali terjadi. “Di Tidore ini, kami berterima kasih dengan agenda Muhibah Budaya Jalur Rempah yang telah mempertemukan kita semua. Inilah yang jarang sekali terjadi, kami akhirnya duduk di meja bersama, momen yang jarang sekali terjadi, empat kerajaan ini duduk bersama,” ungkapnya.</p>
<p>Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid mengapresiasi agenda pertemuan para raja yang dihelat di lokasi bersejarah penghasil rempah. Tak luput, ia mengingatkan bahwa upaya yang kini sedang dilakukan oleh pemerintah pusat juga perlu dibantu oleh setiap elemen masyarakat, termasuk empat kerajaan ini.</p>
<p>“Upaya untuk melakukan pelestarian budaya itu, adalah upaya bersama. Pemerintah pusat tidak akan bisa berjalan sendiri dan memerlukan upaya bersama terus menerus, meningkatkan kolaborasi, karena harapan saya tentu pertemuan yang baik ini menjadi titik awal untuk sama-sama melihat, proses, yang akan gemilang ke depannya,” jelas Hilmar.</p>
<p>“Program ini sangatlah penting, di mana nantinya dari pihak kesultanan bisa menceritakan kisah-kisah sejarah dan berbagai hal pada anak-anak sekolah. Kita sedang merancang muatan lokal dalam pendidikan, sejarah budaya, dan muatan adat, kesenian, tradisi kita ini menjadi bagian gaya hidup anak-anak kita, sehari-hari. Tentunya ke depan akan diperlukan fasilitas, dan hal ini hanya mungkin terjadi apabila energi ini bisa tertancap dan kemudian diteruskan dengan semangat yang sudah kita bangun ini,” tambahnya.</p>
<p>Saat ini, pemerintah sedang berupaya mengajukan jalur rempah sebagai Warisan Budaya Dunia yang diakui oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) di tahun 2024 mendatang.</p>
<p>Muhibah Budaya Jalur Rempah dimulai 1 Juni 2022 hingga 2 Juli 2022 dengan menggunakan kapal legendaris KRI Dewaruci milik TNI AL. Kegiatan ini menyusuri 6 titik Jalur Rempah yakni Surabaya, Makassar, Baubau dan Buton, Ternate dan Tidore, Banda Neira, Kupang. Dari Kupang, KRI Dewaruci akan kembali ke Surabaya.</p>
<p>Sekadar diketahui, Muhibah Budaya Jalur Rempah, sebagaimana dikutip dari laman Kemdikbud, merupakan program yang digagas Direktorat Jenderal Kebudayaan (Ditjen Kebudayaan) Kemendikbudristek sebagai upaya diplomasi budaya dan menguatkan posisi Indonesia sebagai poros maritim dunia, serta keinginan untuk melihat jalur rempah “dari geladak kapal kita sendiri”.</p>
<p>Muhibah Jalur Rempah juga bertujuan untuk menegaskan kembali keindonesiaan yang telah terhubung sejak lama dan diharapkan bisa membantu pembangunan berkelanjutan. Ketersambungan budaya dalam lintas daerah di Indonesia menjadi suatu esensi dari program Muhibah Budaya Jalur Rempah atas keberagaman pendukung budaya yang dipersatukan melalui kehangatan rempah-rempah, untuk mengembangkan dan memperkuat ketahanan budaya dan diplomasi budaya, memaksimalkan pemanfaatan Cagar Budaya dan Warisan Budaya Takbenda.</p>
<p>| <strong><em><span style="color: #808080;">Editor: Tim Redaksi</span></em></strong></p>
<hr />
<p>Sumber Rujukan: <span style="color: #00ccff;">Siaran Pers Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbudristek, Jakarta, 18 Juni 2022.</span></p>
<p>Artikel <a href="https://saloipost.id/2022/06/19/530/">Muhibah Jalur Rempah Cetak Pertemuan Bersejarah 4 Kesultanan Maluku Kie Raha</a> pertama kali tampil pada <a href="https://saloipost.id">Saloipost.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
