<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>FGD pengusulan Pahlawan Nasional - Saloipost.id</title>
	<atom:link href="https://saloipost.id/tag/fgd-pengusulan-pahlawan-nasional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://saloipost.id/tag/fgd-pengusulan-pahlawan-nasional/</link>
	<description>Berimbang Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Jan 2023 04:19:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://saloipost.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-Desain-tanpa-judul-32x32.png</url>
	<title>FGD pengusulan Pahlawan Nasional - Saloipost.id</title>
	<link>https://saloipost.id/tag/fgd-pengusulan-pahlawan-nasional/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>6 Bulan Perampungan, Naskah Akademik Banau Akhirnya Resmi Diserahkan di Pemda Halbar</title>
		<link>https://saloipost.id/2023/01/21/6-bulan-perampungan-naskah-akademik-banau-akhirnya-resmi-diserahkan-di-pemda-halbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[saloipost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jan 2023 04:19:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Banau pahlawan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[FGD pengusulan Pahlawan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Naskah Akademik]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda Halbar]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarawan Maluku utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://saloipost.id/?p=1778</guid>

					<description><![CDATA[<p>SALOIPOST.id, Jailolo &#8211; Setelah merampungkan naskah akademik pengusulan Banau Bin Alum sebagai Calon Pahlawan Nasional (CPN) dari Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Yayasan The Tebings...</p>
<p>Artikel <a href="https://saloipost.id/2023/01/21/6-bulan-perampungan-naskah-akademik-banau-akhirnya-resmi-diserahkan-di-pemda-halbar/">6 Bulan Perampungan, Naskah Akademik Banau Akhirnya Resmi Diserahkan di Pemda Halbar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://saloipost.id">Saloipost.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SALOIPOST.id, Jailolo &#8211;</strong> Setelah merampungkan naskah akademik pengusulan Banau Bin Alum sebagai Calon Pahlawan Nasional (CPN) dari Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Yayasan The Tebings secara resmi menyerahkan ke Pemerintah Daerah (Pemda) Halbar, Jumat (20/1/2023), kemarin.</p>
<p>Naskah akademik Banau Bin Alum yang diserahkan secara resmi oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan The Thebings Dr. M. Ridha Ajam, M.Hum itu diterima oleh Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Halmahera Barat, Amos Sully Tugugu, S.Sos. di Hotel Sahid Bela, Kota Ternate Provinsi Maluku Utara.</p>
<p>Koordinator Tim Penyusun, Irfan Ahmad, S.S., M.A., mengatakan, proses penyusunan naskah tersebut memakan waktu selama enam bulan sejak Yayasan The Thebings ditunjuk oleh Pemda Halbar dalam hal ini Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak sebagai tim perumus.</p>
<p>Irfan yang juga sebagai Sejarawan Universitas Khairun (Unkhair) Ternate ini menjelaskan, selama proses penyusunan naskah, tentu ada kendala-kendala yang di hadapi oleh tim, pasalnya beberapa dokumen yang berkaitan dengan perjuangan Banau Bin Alum bersama pasukannya di Halmahera khususnya di Jailolo itu terdapat di Belanda.</p>
<p>“Kita kesulitan mengakses naskah itu karena keterbatasan budget dan kepepet dalam hal waktu, namun kita dari Yayasan The Thebings melakukan langkah untuk mengatasi kendala itu, sehingga dapat mengakses dokumen lain yang masih dapat dibeli secara daring dengan tingkat keterpercayaan yang sama kuatnya dengan dokumen yang dimaksud tadi,&#8221;kata Irfan</p>
<p>Menurut Irfan, Banau Bin Alum adalah sosok pejuang yang tak kenal menyerah, lelaki pemberani yang lahir di Desa Tuada pada tahun 1879 itu  adalah seorang pahlawan sesuai perjalanan perjuangannya, meskipun pemerintah pusat belum menetapkannya secara formal sebagai pahlawan nasional.</p>
<p>Sementara itu Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Halmahera Barat, Amos Sully Tugugu, S.Sos., mengatakan pengusulan Banau Bin Alum sebagai pahlawan nasional oleh Pemda Halbar merupakan aspirasi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Pengusulan Banau Bin Alum sebagai pahlawan nasional ini sebenarnya sudah dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya, namun proses itu tidak berjalan lancar dan tidak menuai hasil yang memuaskan karena berbagai kendala,&#8221;ungkap Amos</p>
<p>Karena itu Amos menegaskan, pada Pemerintahan dibawa kepemimpinan Bupati James Uang dan Wakil Bupati Djufri Muhamad ini, pihaknya akan serius dan tetap optimis untuk melakukan upaya-upaya yang membuahkan hasil demi mewujudkan mimpi masyarakat Halbar.</p>
<p>&#8220;Kali ini kami serius, kami tetap optimis dengan perjuangan ini kami bisa mewujudkan impian masyarakat Halbar, kami mohon doa dan dukungan untuk tahapan-tahapan berikutnya,”imbuhnya.</p>
<p>Amos menjelaskan, jika dilihat dari syarat-syarat seseorang ditetapkan sebagai pahlawan nasional dalam undang-undang nomor 20 tahun 2009 tentang gelar, tanda jasa, dan tanda kehormatan dalam pasal 1 ayat 4 yang menjelaskan bahwa pahlawan nasional adalah gelar yang diberikan kepada seseorang yang berjuang melawan penjajah yang sekarang menjadi wilayah NKRI, sangat tepat dan sesuai dengan perjuangan Banau bin Alum bersama pasukannya yang berlangsung di halmahera provinsi maluku utara.</p>
<p>Dikatakannya, Dalam UU tersebut juga pada Pasal 26 telah dinyatakan bahwa, Pernah memimpin dan melakukan perjuangan bersenjata atau perjuangan politik atau perjuangan dalam bidang lain untuk mencapai, merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.</p>
<p>&#8220;Kalau kita mengacu pada Undang-undang ini, jelas Banau bin Alum telah memimpin pasukannya di Halmahera Barat untuk merebut kemerdekaan dari kolonial Belanda saat itu,&#8221;pungkasnya</p>
<p>Dengan perjuangan itu, tambah Amos, Banau Bin Alum akhirnya tewas di tiang gantungan karena ditangkap dan dieksekusi belanda setelah membunuh Kontrolir Agerbeek dan Letnan Ouwerling beserta beberapa serdadu Belanda dalam Perang Jailolo pada tahun 1914-1915.</p>
<p>&#8220;Sebelumnya Banau Bin Alum ini sudah di buron oleh pemerintah belanda karena keterlibatannya dalam Perang Kao tahun 1904-1906,&#8221;tutup Amos.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Tim</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://saloipost.id/2023/01/21/6-bulan-perampungan-naskah-akademik-banau-akhirnya-resmi-diserahkan-di-pemda-halbar/">6 Bulan Perampungan, Naskah Akademik Banau Akhirnya Resmi Diserahkan di Pemda Halbar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://saloipost.id">Saloipost.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sebelum Berakhirnya Masa Pemerintahan JUJUR, Wabup Tegaskan Banau Harus Jadi Pahlawan Nasional</title>
		<link>https://saloipost.id/2022/12/30/sebelum-berakhirnya-masa-pemerintahan-jujur-wabup-tegaskan-banau-harus-jadi-pahlawan-nasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[saloipost]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Dec 2022 12:57:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Banau Institut 1914]]></category>
		<category><![CDATA[Banau pahlawan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[FGD pengusulan Pahlawan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Halmahera Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Wabup Djufri Muhammad]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://saloipost.id/?p=1676</guid>

					<description><![CDATA[<p>SALOIPOST.id, Jailolo &#8211; Wakil Bupati Halmahera Barat (Halbar) Maluku Utara, Djufri Muhamad secara resmi membuka Focus Grup Discussion (FGD) dalam rangka Pengusulan Calon Pahlawan...</p>
<p>Artikel <a href="https://saloipost.id/2022/12/30/sebelum-berakhirnya-masa-pemerintahan-jujur-wabup-tegaskan-banau-harus-jadi-pahlawan-nasional/">Sebelum Berakhirnya Masa Pemerintahan JUJUR, Wabup Tegaskan Banau Harus Jadi Pahlawan Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://saloipost.id">Saloipost.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SALOIPOST.id, Jailolo &#8211;</strong> Wakil Bupati Halmahera Barat (Halbar) Maluku Utara, Djufri Muhamad secara resmi membuka Focus Grup Discussion (FGD) dalam rangka Pengusulan Calon Pahlawan Nasional (CPN). Dikesempatan itu, Wabup dengan Tegas mengatakan Sebelum masa pemerintahanya bersama Bupati James Uang berakhir, Banau Bin Alum harus menjadi Pahlawan Nasional.</p>
<p>Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Sejarawan Universitas Khairun Ternate, yakni Irfan Ahmad dan juga Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara Itu, dipusatkan di ruang Baikole kantor Bupati Halbar,  Jumat (30/12/2022).</p>
<p>Wakil Bupati Halbar Djufri Muhamad dalam sambutannya mengatakan perjuangan dalam rangka Pengusulan Banau sebagai pahlawan nasional di era pemerintahan sebelumnya sudah pernah diusulkan bahkan mencari dokumen sampai ke negeri Belanda, namun semua itu sia-sia dan tidak memberikan bukti apa apa, olehnya itu di pemerintahan dirinya bersama Bupati James Uang menitip harapan agar perjuangan kali ini sukses dan dapat memulihkan kepercayaan publik.</p>
<p>&#8220;Beberapa tempat juga pernah saya sampaikan seperti di tuada, memperjuangkan Banau sebagai pahlawan nasional itu tidak main-main, karena Banau dan teman-temannya tidak menghendaki atau menyuarakan bahwa saya akan diusulkan menjadi pahlawan nasional,&#8221; Ungkap Djufri</p>
<p>Dikatakannya, Usulan Banau sebagai pahlawan nasional merupakan tanggung jawab anak keturunannya saat ini, bahkan generasi muda yang ada di Halbar punya tanggung jawab penuh untuk memperjuangkan Banau sebagai pahlawan nasional.</p>
<p>&#8220;Banau dikenal di mana-mana, bahkan Institusi TNI telah memakai nama ini sudah hampir puluhan tahun dengan nama Rider Khusus 732 Banau sampai saat ini nama Banau masih berdiri kokoh pada Institusi TNI di Halmahera Barat, oleh sebab itu saya berharap jangan ada kecurigaan hingga menjadi bahan perdebatan lagi, mari menyatu fokuskan diri secara tulus dan ikhlas untuk memperjuangkan Banau sebagai pahlawan nasional,&#8221; Tegas Djufri</p>
<p>Dirinya mengaku telah menitipkan pesan kepada para jamaah Umroh agar selalu memanjatkan doa di tanah suci terkait rencana pengusulan Banau sebagai pahlawan nasional oleh Pemerintah Daerah Halmahera Barat, bahkan para pendeta yang melaksanakan ibadah wisata rohani ke Yerusalem pun ia menitip pesan untuk selalu memanjatkan doa terkait rencana tersebut.</p>
<p>&#8220;Saya sempat meminta kepada jamaah yang menunaikan ibadah umroh di tanah suci Mekkah untuk menyempatkan diri memohon doa agar tahun depan Banau segera dinobatkan sebagai pahlawan nasional, para pendeta yang melaksanakan wisata rohani di Yerusalem juga saya titipkan pesan yang sama,&#8221;Akunya</p>
<p>Diakhir sambutannya, Wakil Bupati Halbar Djufri Muhamad berharap disemua kalangan yang terlibat dalam perjuangan ini, terutama Dinas Sosial Provinsi, Yayasan The Thebings, Dinas Sosial Kabupaten Halmahera Barat, Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Halbar, agar terus bekerja dalam rangka pengumpulan dokumen yang hingga saat ini masih mengalami kekurangan serta membantu proses tersebut, sehingga upaya-upaya terobosan ke pusat bisa tercapai.</p>
<p>&#8220;Dinsos Halbar, TP2GD Halbar dan adik-adik Banau Institute 1914, beserta para tokoh masyarakat yang ada di Halbar, saya berharap jangan pernah surut semangatnya untuk selalu memperjuangkan Banau sebagai pahlawan nasional,&#8221; Pungkasnya penuh harap.</p>
<p>Untuk diketahui, peserta yang hadir pada FGD tersebut berjumlah 100 orang lebih yang terdiri dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemda Halbar, Kepala Desa, Camat, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan se-kabupaten Halmahera Barat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Penulis : Elang </strong></p>
<p><strong>Editor   : Redaksi </strong></p>
<p>Artikel <a href="https://saloipost.id/2022/12/30/sebelum-berakhirnya-masa-pemerintahan-jujur-wabup-tegaskan-banau-harus-jadi-pahlawan-nasional/">Sebelum Berakhirnya Masa Pemerintahan JUJUR, Wabup Tegaskan Banau Harus Jadi Pahlawan Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://saloipost.id">Saloipost.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
