<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blue - Saloipost.id</title>
	<atom:link href="https://saloipost.id/tag/blue/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://saloipost.id/tag/blue/</link>
	<description>Berimbang Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 15 Jul 2022 02:20:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://saloipost.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-Desain-tanpa-judul-32x32.png</url>
	<title>Blue - Saloipost.id</title>
	<link>https://saloipost.id/tag/blue/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dorong Pendekatan Berkelanjutan, G20 Bahas Blue, Green, dan Circular Economy</title>
		<link>https://saloipost.id/2022/07/15/dorong-pendekatan-berkelanjutan-g20-bahas-blue-green-dan-circular-economy/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[saloipost]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Jul 2022 02:20:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Blue]]></category>
		<category><![CDATA[Circular Economy]]></category>
		<category><![CDATA[G20]]></category>
		<category><![CDATA[Green]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Airlangga Hartarto]]></category>
		<category><![CDATA[Seminar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://saloipost.id/?p=965</guid>

					<description><![CDATA[<p>SALOIPOST.Id &#8211; Pendekatan ekonomi biru, hijau, dan sirkular (blue, green, and circular economy) bukankah konsep baru. Tetapi, dunia baru tersadar akan pentingnya keuntungan dari...</p>
<p>Artikel <a href="https://saloipost.id/2022/07/15/dorong-pendekatan-berkelanjutan-g20-bahas-blue-green-dan-circular-economy/">Dorong Pendekatan Berkelanjutan, G20 Bahas Blue, Green, dan Circular Economy</a> pertama kali tampil pada <a href="https://saloipost.id">Saloipost.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: Helvetica;"><span style="color: #993300;"><strong>SALOIPOST.Id</strong></span> &#8211; Pendekatan ekonomi biru, hijau, dan sirkular (<em>blue, green, and circular economy</em>) bukankah konsep baru. Tetapi, dunia baru tersadar akan pentingnya keuntungan dari </span><span style="font-size: 12pt; font-family: Helvetica;">ekonomi global berkelanjutan. Implementasinya dapat menciptakan jutaan lapangan pekerjaan baru, mengurangi sampah dari berbagai sektor, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: Helvetica;">Hal ini disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutannya secara virtual pada Side Event Pertemuan Sherpa ke-2 Presidensi G20 Indonesia, yang dilaksanakan di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Rabu (13/07).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: Helvetica;">“Isu-isu lingkungan seperti polusi karbon, degradasi laut dan tanah, hingga sampah plastik mendorong urgensi penerapan pendekatan ekonomi yang berkelanjutan” ungkap Menko Airlangga.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: Helvetica;">Seminar yang berjudul “Blue, Green, and Circular Economy: The Future Platform for Post-Pandemic Development” itu memulai pembahasan dari penjelasan konsep ekonomi biru, hijau, dan sirkular.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: Helvetica;">“Pendekatan ini menggabungkan potensi pertumbuhan ekonomi dengan perlindungan lingkungan dan inklusi manusia untuk menuai manfaat dalam konsep yang lebih holistik,” ungkap Andreas Schaal, selaku Direktur Global Relations OECD dan Sherpa OECD untuk G7, G20, dan APEC, sekaligus salah satu dari empat panelis yang hadir pada acara ini.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: Helvetica;">Namun, masih banyak tantangan yang harus diselesaikan. Direktur Eksekutif CSIS dan Co-Chair T20 Indonesia Yose Rizal Damuri menyebut tiga tantangan yaitu perlunya perubahan sikap dan cara pandang menuju ekonomi yang lebih ramah lingkungan, masih kurangnya dukungan finansial.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: Helvetica;">“Dan belum adanya insentif yang baik untuk penerapan konsep-konsep ini,” ungkap Yose.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: Helvetica;">Deputi Menteri Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas Amalia Adininggar Widyasanti memaparkan, ketiga konsep tersebut telah diterapkan dalam Visi Indonesia 2045 di prioritas nomor 1 dan 6. &#8216;Ekonomi biru selanjutnya juga telah dibawa dalam pembahasan di Development Working Group dan agenda di ASEAN,&#8221; paparnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: Helvetica;">Sementara itu, Deputi Bidang Kebijakan Riset dan Inovasi BRIN Boediastoeti Ontowirjo menambahkan, BRIN telah berkolaborasi dengan sektor swasta untuk mengembangkan model ekonomi hijau dan sirkular, seperti contoh dalam pengolahan limbah cair kelapa sawit menjadi biogas sumber listrik di Riau.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: Helvetica;">Disebutkan, terdapat tiga pesan yang disimpulkan dari seminar ini yaitu pergeseran ke arah ketiga konsep itu harus ditempuh karena ada peluang dan manfaatnya, Indonesia telah merealisasikan wacana global ke model ekonomi berkelanjutan melalui forum G20, dan forum tersebut dapat memfasilitasi dialog, berbagi pengetahuan, teknologi, juga <em>best practices.</em></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: Helvetica;">“Kami berharap berangkat dari seminar di Labuan Bajo, kita akan dapat membangkitkan semangat dan kesadaran baru bagi para peserta untuk menjadikan kolaborasi ekonomi hijau, biru, dan sirkular sebagai konsep terpadu di dalam forum G20.” tandas Co-Sherpa G20 Indonesia Edi Prio Pambudi dalam <em>closing remark-</em>nya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: Helvetica;">| <strong><span style="color: #999999;">Editor: Tim Redaksi</span></strong></span></p>
<hr />
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: Helvetica;">Sumber rujukan: <span style="color: #99ccff;">Siaran Pers Kemenko Bidang Perekonomian RI (14/7/2022)</span></span></p>
<p>Artikel <a href="https://saloipost.id/2022/07/15/dorong-pendekatan-berkelanjutan-g20-bahas-blue-green-dan-circular-economy/">Dorong Pendekatan Berkelanjutan, G20 Bahas Blue, Green, dan Circular Economy</a> pertama kali tampil pada <a href="https://saloipost.id">Saloipost.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
