Kasus Kekerasan Seksual, Menteri PPPA: ‘Ayo Lapor, Jangan Takut ‘

Kamis, 23 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SALOIPOST.Id, Jailolo – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan (PPPA) Anak Gusti Ayu Bintang Darmawati mendorong agar masyarakat berani melapor baik yang menjadi korban maupun yang mengetahui terkait kasus kekerasan seksual.

“Mudah-mudahan masyarakat semakin berani melaporkan kasus-kasus (kekerasan seksual). Tidak hanya yang menjadi korban, yang melihat pun kita harapkan (juga melapor),” kata Menteri Bintang, dikutip dari ANTARA, Rabu (22/6).

Dia mengatakan, pelaporan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat dilakukan melalui layanan call center Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129. Layanan SAPA 129 itu dapat diakses melalui telepon 129 atau WhatsApp 08111-129-129.

Terlebih saat ini, katanya, telah ada payung hukum dalam menangani kasus kekerasan seksual, yakni Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

Baca Juga :  Soal Sampah, Srikandi PAPEDA Malut: "Segarnya aja, Busuknya Kita Lari"

Menurutnya, masyarakat di perkotaan cenderung lebih berani untuk mengungkap kasus kekerasan seksual yang dialami, namun kata dia, berbeda dengan masyarakat di perdesaan yang masih menganggap kasus kekerasan seksual sebagai aib keluarga sehingga korban cenderung memilih untuk menutupnya rapat-rapat.

“Kalau di desa itu masih menganggap bahwa ini aib dalam keluarga. Ini yang masih menjadi PR bagi kami untuk bagaimana mencari solusi terkait hal tersebut,” katanya.

Hal ini diperkuat dengan temuan-temuan sebelumnya. Dilansir dari laman Indonesia Judicial Research Society (IJRS), 18 Maret 2021, Studi Kuantitatif Barometer IJRS dan INFID (2020) menemukan dari seluruh responden yang pernah mengalami kekerasan seksual baik pada dirinya sendiri, keluarga maupun orang yang dikenalnya, lebih dari setengahnya memutuskan untuk tidak melaporkan kekerasan seksual yang dialaminya.

Baca Juga :  April, Janji Bupati Rekrut 700 Karyawan NHM "Omong Belaka", GMNI Sebut Politisasi Bupati JU 

Suvei IJRS dan INFID, 2020

Menurut studi tersebut, hal ini dikarenakan adanya hambatan psikologis seperti takut, malu, serta adanya rasa bersalah/menyalahkan diri sendiri atas apa yang ia alami. Para korban ini juga mengakui masih kurangnya pengetahuan dan informasi mereka terkait mekanisme pelaporan.

Disebutkan, alasan-alasan tersebut dapat dikarenakan adanya stigma negatif yang diberikan kepada korban, khususnya perempuan sehingga melahirkan sikap-sikap di masyarakat yang menyalahkan korban, baik dari masyarakat dan aparat penegak hukum.

“Oleh karena itu, korban merasa tidak menemukan tempat yang aman dan mendukung pemenuhan akses keadilannya. Padahal, siapapun korban seharusnya mendapatkan dukungan yang baik dari lingkungan,” tulis IJRS dalam studi tersebut.

| Editor: Tim Redaksi


Sumber rujukan: Berita ANTARA, IJRS

Berita Terkait

Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Barat, Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama
Gelar Safari Ramadan, Bupati Tegaskan Prioritas “Halbar Religius” Terus Ditingkatkan
Sekretaris Wilayah Lantik Sukran Bambang Sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halbar
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Polsek Ibu dan Bayangkari Berbagi Takjil Untuk Masyarakat
Terimah 1.000 Paket Sembako Korban Banjir, Bupati Berterima Kasih ke Kemensos RI
Hindari Kesalahan Jelang Mutasi-Promosi Jabatan, Bupati James Uang Minta Petunjuk di BKN-RI
Reses di Sahu Timur, Meri Popala Siap Kawal Aspirasi Para Petani
Infrastruktur dan Pertanian Jadi Sorotan Dalam Reses Meri Popala di Kecamatan Jailolo

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 21:25

Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Barat, Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026 - 11:22

Gelar Safari Ramadan, Bupati Tegaskan Prioritas “Halbar Religius” Terus Ditingkatkan

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:57

Sekretaris Wilayah Lantik Sukran Bambang Sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halbar

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:27

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Polsek Ibu dan Bayangkari Berbagi Takjil Untuk Masyarakat

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:40

Terimah 1.000 Paket Sembako Korban Banjir, Bupati Berterima Kasih ke Kemensos RI

Berita Terbaru