Tanggapi Hak Interpelasi, Bupati Jawab ‘Kegelisaan’ DPRD Halmahera Barat

Senin, 8 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

James Uang, || Foto: Elang

James Uang, || Foto: Elang

Saloipost.id, Jailolo – Bupati Halmahera Barat (Halbar) James Uang, menanggapi Hak Interpelasi yang diajukan Lima Fraksi DPRD  Halbar. Menurut Bupati, Interpelasi itu hak Konstitusional anggota DPRD namun apa yang di persoalkan sementara Dana Bagi Hasil (DBH) tidak dicairkan.

“Interpelasi itu hak konstitusional DPRD, silahkan apa yang di interpelasi, kan masalahnya hanya duit tidak masuk 55 Miliar yang kita tunggu bulan Desember kemarin,” ungkap James Uang, saat diwawancarai di kantor Bupati, Senin (8/1/2024).

Menurutnya, Kalau DPRD merasa sebagai mitra Pemerintah Daerah yang dipilih oleh Rakyat seharusnya ada masalah seperti ini cari solusi bersama bukan saling menyalahkan.

Baca Juga :  Izin Dicabut Secara Sepihak, Sejumlah Agen Pangkalan Minyak Tanah Protes Disperindagkop

“Bukan tanda tangan interpelasi, bukan caranya begitu, karna tanggung jawab daerah bukan hanya bupati, mereka juga, karna mereka dipilih oleh rakyat. Kalau ada maslah mari cari solusi bersama,” katanya.

Sementara, kata dia, Halmahera Barat memang mendapatkan tambahan DBH tahun 2023 sebesar 13,4 Miliar Namun, itu Setelah PMK nomor 19 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Treasury Deposit Facility (TDF) selesai direvisi yang rencananya bulan Januari dan Februari 2024.

“Maka mulai bulan Februari atau Maret 2024, bisa tarik dana TDF tersebut yang sebagaimana KMK DBH KB Nomor 38/KM.7/2023 yang sebesar 55 miliar yang diperuntuhkan penggunaannya untuk 3 hal diantaaranya pelayanan infrastruktur Percepatan Pilkada dan Investasi,” akunya.

Baca Juga :  DPRD Halmahera Barat Sahkan APBD-Perubahan Tahun 2025

“DBH 13.4 milyar dari 55 milyar Januari atau Februari, nah kalau ini cair kan Clear.” sambung Politikus Demokrat.

Mantan Anggota DPRD 4 periode ini juga menambahkan, bahwa di bulan Desember akhir tahun 2023 kemarin Halbar punya dana, namun dana itu dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Kemarin bulan Desemeber 13 Milyar itu sisa dari anggaran PPPK, nah itu yang kita manfaatkan beberapa kegiatan yang sangat urgen dan itu dana DAK saja yang bisa cair tidak yang lain, termasuk DBH 17 Milyar Provinsi,” pungkasnya.

 

 

Penulis: Elang

Editor  : Redaksi

Berita Terkait

Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Barat, Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama
Gelar Safari Ramadan, Bupati Tegaskan Prioritas “Halbar Religius” Terus Ditingkatkan
Sekretaris Wilayah Lantik Sukran Bambang Sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halbar
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Polsek Ibu dan Bayangkari Berbagi Takjil Untuk Masyarakat
Terimah 1.000 Paket Sembako Korban Banjir, Bupati Berterima Kasih ke Kemensos RI
Hindari Kesalahan Jelang Mutasi-Promosi Jabatan, Bupati James Uang Minta Petunjuk di BKN-RI
Reses di Sahu Timur, Meri Popala Siap Kawal Aspirasi Para Petani
Infrastruktur dan Pertanian Jadi Sorotan Dalam Reses Meri Popala di Kecamatan Jailolo

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 21:25

Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Barat, Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026 - 11:22

Gelar Safari Ramadan, Bupati Tegaskan Prioritas “Halbar Religius” Terus Ditingkatkan

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:57

Sekretaris Wilayah Lantik Sukran Bambang Sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halbar

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:27

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Polsek Ibu dan Bayangkari Berbagi Takjil Untuk Masyarakat

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:40

Terimah 1.000 Paket Sembako Korban Banjir, Bupati Berterima Kasih ke Kemensos RI

Berita Terbaru