Saloipost.id, Jailolo – Langka Pemerintah kabupaten Halmahera Barat (Halbar) yang menggelar hari Natal, melibatkan calon Legislatif Yoram Uang sebagai ketua panitia mendapat sorotan dari Ketua DPC GMNI Halbar, Marinus Pangulili.
Marinus Pangulili mengatakan, Natal yang digelar oleh Pemerintah Daerah bersama masyarat yang dipusatkan di Lapangan Bola Kaki Tambesi Jaya Desa Soasangaji, Kecamatan Tabaru. Yang melibatkan Caleg dan bukan dari Pihak Pemerintah daerah adalah sebuah politisir.
“Itu seharusnya yang lebih berperan secara keseluruhan adalah Pemerintah Daerah bahkan diatur sampai pada tingkat panitia pelaksana dari kegiatan. Kenapa harus libatkan orng yang berkepentingan dalam pileg, kenapa harus orng caleg yang menjadi ketua panita dan kenapa harus keluarga dari pak Bupati, sangat tidak sehat,” ungkap Marinus dalam rilis yang di terimah, Kamis (30/11/2023).
Menurutnya, Seharusnya yang dipercayakan mengatur rancangan kegiatan atau Ketua Panitia Pelaksanaan adalah orang yang terlibat dalam tubuh Pemerintah Daerah. Namun, Terlihat adanya tampilan lain yang bagi dirinya itu justru merusak citra Pemerintah Daerah.
“Apakah seluruh ASN di Pemerintahan sudah tidak mampu berpikir,sehingga tidak di percayakan untuk mampu sukseskan kegiatan tersebut. Bagi saya ini perlu ditelusuri lebih jauh dan dipertanyakan,” ujarnya.
Marinus menegaskan, jangan jadikan Natal Pemda sebagai instrumen untuk menunjukkan kehebatan dan membentuk silaturahmi politik kekeluargaan. Pun, jangan mencampuradukkan hal Beribadah (Agama) dengan Politik dalam pandangan publik.
“Ada tempat dan waktu yang tepat,Supaya jangan jadikan Natal Pemerintah Daerah sebagai Natal Politik Kekeluargaan dari Bupati,” cecarnya.
Marinus mengaku heran, Sebab Akhir-akhir ini dirinya melihat Kepala Daerah agak mengalami berbagai kelainan mulai dari berbicara sampai pada perbuatan. Sebagai generasi, tambah Marinus, tentunya punya keinginan dan kerinduan untuk memperbaiki daerah ini.
“Namun sayangnya jika kepala daerah yang akhir-akir ini telah melenceng jauh dalam penilaian public, sebab indikatornya adalah dengan aktivitas pemerintah daerah yang sangat tindak menggambarkan pemerintah yang sebetul dan semestinya,” tukasnya
Penulis: Elang
Editor : Redaksi











