Penyebaran Video Salah Satu CJH Dinilai Tak Beretika, Komisi II Bakal Panggil PPIH Halbar

Kamis, 1 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hardi I Hayyun, || Foto:Istimewa.

Hardi I Hayyun, || Foto:Istimewa.

SALOPOST.id – Komisi II DPRD Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara (Malut) bakal memanggil Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) setempat.

Pasalnya, Beredar video salahsatu Jamaah Calon Haji (JCH) berusia 86 tahun Kloter 10 asal Kabupaten Halmahera Barat Embarkasi UPG saat berada di dalam Bus hendak menuju ke Hotel di Madinah. disebarluaskan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab di berbagai sosial media.

Mirisnya, di salah satu akun sosial media yakni Tiktok postingannya menggunakan caption yang mengatakan “Jamaah haji asal jailolo Halbar, berangkat bersama suami, tapi suaminya meninggal waktu tiba di ternate”. Postingan tersebut diketahui sudah disukai 19 ribuan, dengan komentar 792 dan sudah disimpan sebanyak 1484.

Baca Juga :  Sebut DPRD Setara Eselon II, Bupati: Jangan Berlagak Seperti Hakim

Anggota Komisi II DPRD Halbar, Hard I Hayun kepada Saloipost Kamis (01/06/23). mengaku mengutuk kerasa kepada pelaku perekam Video salah satu JCH asal Halbar di dalam Bus menuju Hotel di madina kemudian disebarluaskan.

“Saya sangat sayangkan kenapa harus di video dan kemudian dibagi-bagikan sampai akhirnya di posting di Tiktok dengan Narasi Hoax,”sesalnya.

Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Halmahera Barat itu juga menyampaikan bakal memanggil Panita Penyelenggara Ibadah Haji untuk mengklarifikasi kelalaian tersebut.

“Setelah PPIH Halbar kembali dari Makassar, kami akan panggil untuk RDP dengan Komisi II, karena ini merupakan bentuk kelalaian yang harus dipertanggungjawabkan. Karena ada keluarga yang merasa keberatan dengan video seperti itu,”tegas Hardi.

Baca Juga :  Bantuan RTLH di Desa Marimbati Terkendala, Kadis: Fondasi Diatas Sertifikat Orang Lain

Hardi menambahkan, Harusnya sebelum JCH berangkat, PPIH memberikan himbauan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan agar tidak divideo dan dibagikan. Apalagi menurutnya kaitannya dengan ibadah haji.

Bahkan yang ditunjuk sebagai petugas pendamping JCH juga sambung dia, yang dilakukan adalah menenangkan beliau bukan justru di video lalu dibagikan ke orang yang tidak bertanggungjawab.

“Ditunjuk sebagai petugas pendamping ketika adanya kejadian seperti itu mestinya dilakukan tindakan-tindakan yang menenangkan bukan justru divideo lalu dibagikan ke orang-orang yang tidak bertanggungjawab,”tandasnya.

 

 

 

Penulis : Elang 

Editor   : Redaksi

Berita Terkait

Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Barat, Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama
Gelar Safari Ramadan, Bupati Tegaskan Prioritas “Halbar Religius” Terus Ditingkatkan
Sekretaris Wilayah Lantik Sukran Bambang Sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halbar
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Polsek Ibu dan Bayangkari Berbagi Takjil Untuk Masyarakat
Terimah 1.000 Paket Sembako Korban Banjir, Bupati Berterima Kasih ke Kemensos RI
Hindari Kesalahan Jelang Mutasi-Promosi Jabatan, Bupati James Uang Minta Petunjuk di BKN-RI
Reses di Sahu Timur, Meri Popala Siap Kawal Aspirasi Para Petani
Infrastruktur dan Pertanian Jadi Sorotan Dalam Reses Meri Popala di Kecamatan Jailolo

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 21:25

Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Barat, Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026 - 11:22

Gelar Safari Ramadan, Bupati Tegaskan Prioritas “Halbar Religius” Terus Ditingkatkan

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:57

Sekretaris Wilayah Lantik Sukran Bambang Sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halbar

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:27

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Polsek Ibu dan Bayangkari Berbagi Takjil Untuk Masyarakat

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:40

Terimah 1.000 Paket Sembako Korban Banjir, Bupati Berterima Kasih ke Kemensos RI

Berita Terbaru