SALOIPOSTid, Jailolo – Insentif sejumlah dokter selama satu tahun enam bulan nampaknya belum juga dibayarkan. Insentif tersebut kini masuk dalam daftar hutang pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara.
“Insentif covid sudah termuat dalam daftar hutang tahun ini,” ungkap Direktur RSUD Jailolo,Novi Drakel ketika dikonfirmasi melalui whatsapp, Jumat (10/3/2023).
Novi mengatakan, hak sejumlah dokter ini memang belum direalisasi. Sebab, anggaran covid pada tahun 2020 dan 2021 itu sudah tidak ada. Meski begitu, Pemda berupaya akan membayar honor para dokter tersebut.
Disinggung soal kapan Pemda akan realisasi hak dokter itu, Novi mengaku pihaknya sudah mengusulkan anggaran ke BPKAD tahun ini.
“Pembayaran insentif covid dibayarkan lewat BPKAD ke Dinas Kesehatan. Untuk utang tenaga medis di rumah sakit sudah diusulkan dan terdaftar untuk utang tahun ini,” tambah dia.
Diberitakan sebelumnya, Anggota Komisi III DPRD Halbar, Asdian Taluke meminta kepada aparat penegak hukum Kejari atau Polres untuk selidik anggaran covid 19 yang diduga dikorupsi tersebut.
Insentif sejumlah dokter di RS Jailolo selama 1,6 tahun belum dibayarkan oleh Pemda Halbar. Masalah tersebut, diungkap langsung sejumlah dokter ke DPRD baru-baru ini.
Penulis : Elang
Editor : Redaksi











