Tenggelam Dihantam Ombak, Seorang Warga Loloda Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 18 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SALOIPOST.Id, Jailolo – Fery Lolorie alias BU (60), warga Desa Soasio, Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) ditemukan meninggal dunia di perairan Pantai Tabaol, Kecamatan Ibu, Halbar, Senin (18/7).

Peristiwa nahas itu terjadi ketika korban bersama kerabatnya Raisman Gaale (28 ) hendak kembali ke Loloda menggunakan perahu motor dengan mesin 15 PK.

Namun dalam pelayarannya sekitar pukul 12.30 WIT, tepat di depan Tanjung Linggua Desa Tobaol, badai tiba-tiba datang dan membuat situasi laut berubah ekstrem.

“Sekitar pukul 12.30 wit kami sampai di depann Tanjung Linggua Ds. Tobaol Kec. Ibu tiba-tiba hujan yang disertai angin kencang datang dan situasi laut berubah yg mengakibatkan ombak besar,” kata Raisman dalam keterangaan yang diterima Saloipost, Senin (18/7).

Baca Juga :  Workshop 2025 Jadi Ajang Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa

Setelah dihantam ombak besar, Raisman bercerita, keduanya terlempar dari perahu. Saat itu, dirinya mengaku sudah tidak tahu keberadaan korban.

“Kemudian saya menuju ke perahu yang sementara mesinya masih hidup, setelah itu saya mau mencari korban namun ombak yang besar, saya memutuskan untuk menuju ke daratan,” tuturnya.

Setelah itu, lanjut Raisman, ia langsung menelfon istri korban yang sementara berada di Bacan, Halmahera Selatan untuk memberi tahu bahwa korban telah tenggelam. Berselang 2 jam keluarga korban yang dari Loloda pun datang.

“Dan pada sekitar pukul 17.00 WIT korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” pungkasnya.

Peristiwa ini dibenarkan saksi bernama Mat (25), warga desa Tobaol. Ia bercerita, saat itu dirinya tengah menuju ke pantai untuk buang air (kencing).

Baca Juga :  Pilkada, Demokrat-NasDem Siap Koalisi Bersama 4 Parpol Menangkan JUJUR Jilid II

“Lalu saya mengira melihat sepotong kayu, namun setelah saya dekati ternyata kaki manusia yang berada di pinggir pantai,” ungkap Mat.

Karena takut, lanjut Mat, dirinya memanggil beberapa warga setempat untuk memastikan apa yang baru saja dilihatnya.

“Saya memanggil saudara Nikson, Feki dan Aci. Kemudian kami mengecek kembali dan ternyata kami menemukan mayat yang diduga meninggal karena tenggelam,” tandasnya.

Kemudian, kata Mat, warga yang lain pun datang dan membantu mengevakuasi mayat tersebut untuk dibawa ke Puskesmas Ibu.

Penulis: Elang / Editor: Redaksi

Berita Terkait

Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Barat, Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama
Gelar Safari Ramadan, Bupati Tegaskan Prioritas “Halbar Religius” Terus Ditingkatkan
Sekretaris Wilayah Lantik Sukran Bambang Sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halbar
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Polsek Ibu dan Bayangkari Berbagi Takjil Untuk Masyarakat
Terimah 1.000 Paket Sembako Korban Banjir, Bupati Berterima Kasih ke Kemensos RI
Hindari Kesalahan Jelang Mutasi-Promosi Jabatan, Bupati James Uang Minta Petunjuk di BKN-RI
Reses di Sahu Timur, Meri Popala Siap Kawal Aspirasi Para Petani
Infrastruktur dan Pertanian Jadi Sorotan Dalam Reses Meri Popala di Kecamatan Jailolo

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 21:25

Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Barat, Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026 - 11:22

Gelar Safari Ramadan, Bupati Tegaskan Prioritas “Halbar Religius” Terus Ditingkatkan

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:57

Sekretaris Wilayah Lantik Sukran Bambang Sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halbar

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:27

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Polsek Ibu dan Bayangkari Berbagi Takjil Untuk Masyarakat

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:40

Terimah 1.000 Paket Sembako Korban Banjir, Bupati Berterima Kasih ke Kemensos RI

Berita Terbaru