Saloipost.id, Jailolo — Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD), Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), sukses mempromosikan produk unggulan desa pada pameran Perayaan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tingkat Provinsi ke-53.
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Sasado Lamo, Desa Acango, Kecamatan Jailolo, Halbar yang berlangsung dari tanggal 12-15 oktober 2025.
Berdasarkan data yang diterima media ini, produk unggulan dimaksud diantaranya Jahe Instan dari Desa Tacici, Kriya Kain dari Taboso, Makroni Tumang dari Tuada, Briket, Bagea dari Susupu, Rampeye, kripik singkong dan pisang dari Golago Kusuma, dan Abon Jagung dari Gam Ici – Ibu.
Koordinator TEKAD Kabupaten (Korkab) Halbar, Amin Raden mengatakan gelaran promosi produk unggulan ini dilakukan selama tiga hari, dari 12 – 14 Oktober 2025.
“Iya, TEKAD Halbar melalui Direktorat Promosi Kementrian Desa PDT, selain menjadi sponsor pada pameran HKG PKK, kami menampilkan stand produk unggulan desa,” ungkap Korkab saat ditemui di lokasi pameran, Selasa (14/10).
Menurutnya, ajang promosi produk unggulan ini bukan sekadar meramaikan HKG PKK Provinsi Malut, tetapi melalui program TEKAD, pihaknya akan mengevaluasi untuk dilakukan pendampingan sesuai kebutuhan UMKM yang terdata.
“Poin kami adalah pendampingan pasca promosi di pameran. Pelaku UMKM dengan produk unggulannya, berpeluang memanfaatkan kegiatan TEKAD seperti technical coaching untuk peningkatan kapasitas dan produktivitas usahanya masing-masing. Kami berupaya mendorong transformasi UMKM di desa yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.
Senada, Fasilitator Bidang Pemasaran TEKAD Halbar, Abubakar Abiad, S.Ab memaparkan kegiatan HKG PKK tahun ini merupakan momentum penting bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk unggulan daerah.
“UMKM merupakan basis ekonomi keluarga sehingga kami bertekad memperkuat dan memperluas jangkauan produk di tingkat lokal, regional maupun nasional. Momentum (pameran) ini diharapkan menjadi langkah strategis menciptakan peluang terbentuknya relasi bisnis,” tutur Abubakar.
Dirinya menambahkan program TEKAD didesain agar menyentuh langsung ke kelompok-kelompok pertanian, perikanan, peternakan, UMKM, dan BUMDes.
“Kami terus mendorong kolaborasi dengan pihak mana saja untuk membuka akses pasar produk-produk pelaku UMKM di Halbar,” pungkas Jebolan Administrasi Bisnis UPN Yogyakarta ini.
Penulis: Elang
Editor : Redaksi











