Saloipost.id, Jailolo — Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), dibawa kepemimpinan James Uang dan Djufri Muhamad (JUJUR), melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 48,3 miliar untuk perbaikan sejumlah ruas jalan strategis.
Anggaran ini ditujukan untuk mendukung kelancaran transportasi, pemerataan pembangunan, dan meningkatkan kualitas infrastruktur daerah. Ada tujuh paket pekerjaan yang akan dilakukan di beberapa kecamatan, dengan fokus pada peningkatan aksesibilitas masyarakat.
Menurut Kepala Dinas PUPR Halbar, Fachlis Sangkaly, pembangunan infrastruktur jalan adalah salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Jalan yang baik tidak hanya mempermudah mobilitas, tetapi juga berdampak langsung pada aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.
“Pemerintah terus berkomitmen meningkatkan kualitas jalan di seluruh kecamatan agar semua masyarakat dapat menikmati akses transportasi yang lebih baik,”ungkapnya.
Menurut Fachlis, Dari tujuh paket pekerjaan yang direncanakan, peningkatan jalan di Kecamatan Tabaru menjadi yang terbesar dengan alokasi mencapai Rp 10 miliar. Proyek ini bertujuan untuk membuka konektivitas antarwilayah dan memperlancar pergerakan hasil pertanian masyarakat.
Selain itu, dua proyek besar lain juga dilakukan di ruas Jalan dalam Kota Jailolo dan ruas Akelamo–Susupu. Masing-masing dialokasikan sebesar Rp 10 miliar dan Rp 8 miliar. Infrastruktur di wilayah ini dianggap sangat vital karena menjadi jalur utama untuk aktivitas sehari-hari masyarakat.
“Prioritas berikutnya adalah peningkatan jalan ruas Jailolo–Ibu dengan alokasi Rp 6 miliar. Ruas ini menghubungkan dua pusat aktivitas masyarakat, sehingga perbaikannya diharapkan membuat mobilitas menjadi lebih aman dan efisien,”kata Fachlis.
Ia menyebut, Perbaikan jalan juga menjangkau wilayah lain, seperti ruas dalam Kota Sahu dengan alokasi Rp 4,99 miliar, dan Jailolo Selatan sebesar Rp 5,3 miliar.
“Kedua proyek ini bertujuan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah. Untuk ruas dalam Kota Ibu, pemerintah mengalokasikan Rp 4 miliar,”sebut Fachlis.
Selain itu kata Fachlis, seluruh proyek akan dilaksanakan sesuai dengan aturan pengadaan barang dan jasa pemerintah, dengan menjaga transparansi dan akuntabilitas. Tujuannya agar hasil pembangunan benar-benar bisa dinikmati oleh masyarakat luas.
Selain meningkatkan konektivitas, Lanjut Dia, bahwa perbaikan infrastruktur jalan ini juga diharapkan mampu menekan biaya logistik, memperlancar distribusi hasil produksi, dan mendorong investasi daerah.
“Hal ini sejalan dengan visi pemerintah daerah Halbar Sejahtera untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis infrastruktur,”pungkasnya.
Penulis: Elang
Editor : Redaksi











