Saloipost.id, Jailolo – Bupati Halmahera Barat, James Uang, meletakan batu pertama pembangunan rumah pastori victoria. Selain agenda meletakan batu pertama Bupati juga berjanji bakal bangun pagar Desa dan Gapura di Desa Rioribati, Kecamatan Jailolo Selatan, Senin (10/2/2025).
Peletakan batu pertama ini juga dihadiri, Pj Sekda Halmahera Barat, Julius Marau, Ketua TP PKK Halmahera Barat, sekaligus Ketua Fraksi Demokrat DPRD Maluku Utara, Meri Popala, anggota DPRD Halmahera Barat, Fraksi Demokrat, serta OPD di lingkup Pemerintah Halmahera Barat.
Bupati James Uang, dalam kesempatan itu menyampaikan, bahwa rumah pastori viktoria, serta gapura dan pagar Desa Rioribati dibangun oleh Pemerintah Halmahera Barat. Pemerintah di bawah kepemimpinannya bersama Djufri Muhamad, kali ini, akan memberikan sedikit perhatian khusus untuk Desa Rioribati.
“Rioribati ini kita beri sedikit perhatian khusus, karena Rioribati adalah Desa perbatasan antara Kabupaten Halmahera Barat dengan Kota Tidore Kepulauan,” ungkap James dalam sambutannya.
Mantan anggota DPRD ini mengaku, perhatian khusus untuk Desa Rioribati, sudah dipikirkan sejak beberapa tahun lalu saat ia melakukan perjalanan Dinas ke Kantor Gubernur Maluku Utara, di Sofifi. Menurutnya, Desa Rioribati, harus dibangun lebih baik lagi, sebab, wajah Kabupaten Halmahera Barat, berada di Desa tersebut jika masuk melalui Sofifi.
“Agar ketika orang masuk ke Rioribati, paling tidak, tertanam dibenak mereka, bawa Pemerintah Daerah memberi perhatian terhadap Desa ini. Nah, karena itu, maka kita harus bangun gapura yang lebih representatif, di perbatasan Desa antara Tidore Kepulauan dan Halmahera Barat,” cetusnya.
“Kemudian kita harus bangun pagar Desa agar mempercantik Desa ini. Yang ketiga adalah rumah pastori dan keempat, saya juga sudah sampaikan ke Fahlis (Kepala Dinas PUPR) untuj bangun jalan di lorong-lorong, karena sering becek saat hujan,” sambung dia
Politikus Demokrat ini menambahkan, untuk pembangunan rumah pastori, merupakan bagian dari implementasi program “Halbar Religius”. Ia menjelaskan, selain bantuan rumah pastori, gereja dan masjid implementasi pogram tersebut juga mencakup insentif iman dan pendeta serta umroh dan wisata rohani bagi imam dan pendeta.
“Nah untuk umroh dan wisata rohani ada peningkatan. Tahun ini ada tambahan 5 orang, jadi 25 orang pendeta dan 25 orang imam akan kita berangkatkan di tahun ini,” pungkasnya.
Penulis: Elang
Editor : Redaksi











