Dapat Kucuran Dana DAK Sebesar 29 Milyar Dari Pempus, Dinkes Bakal Wujudkan “Halbar Sehat”

Minggu, 22 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan, Novelheins Sakalaty, Foto: Istimewa

Kepala Dinas Kesehatan, Novelheins Sakalaty, Foto: Istimewa

Salopost.id, Jailolo — Dinas Kesehatan Halmahera Barat, Maluku Utara, akan mendapatkan suntikan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 29 miliar dari pemerintah pusat di tahun 2025. Anggaran ini bakal membantu mewujudkan program Halbar Sehat.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Novelheins Sakalaty melalui siaran persnya yang diterima Media, Minggu (22/12/2024).

Novelheins mengatakan, Pemerintah Daerah Halmahera Barat terus berkomitmen melanjutkan salah satu program prioritas Bupati James Uang dan Wakil Bupati Djufri Muhamad yaitu Halbar Sehat.

“Untuk memastikan bahwa program Halbar Sehat terus dilanjutkan pada tahun 2025 maka anggarannya telah dimasukkan dalam batang tubuh induk APBD tahun anggaran 2025 sebesar Rp 15 miliar bersumber dari DAU Mandatori, guna menjamin masyarakat Halbar yang kurang mampu di luar ASN, TNI, Polri dan pensiunan untuk mendapatkan layanan kesehatan dasar secara gratis, baik di tingkat puskesmas maupun rujukan ke RSUD,” ungkapnya.

Mantan Camat Tabaru ini memaparkan, untuk mewujudkan program Halbar Sehat perlu didukung fasilitas dan SDM yang memadai. Berita baiknya, tahun 2025 Dinkes Halbar memperoleh suntikan dana dari pemerintah pusat sebesar Rp 29 miliar. Anggaran ini diperuntukkan bagi pembangunan dua unit puskesmas yaitu Puskesmas Balisoan di Kecamatan Sahu dan Puskesmas Tolofuo di Kecamatan Loloda.

Baca Juga :  Kehadiran PPK Sahu Dikediaman Tanpa Pemberitahuan, Bupati: Tidak Ada Tujuan Terselubung

“Lalu pembangunan satu unit Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) di Kecamatan Jailolo, pengadaan ambulans satu unit, pembangunan rumah paramedis di Kecamatan Loloda Tengah dan lain-lain. Semuanya dibangun dan direalisasikan pada tahun 2025 dan bersumber dari DAK,” bebernya.

Ia menjelaskan, semua usulan tersebut telah diusulkan sejak tahun 2023 dan disetujui Kementerian Kesehatan RI untuk direalisasikan pada 2024 dan 2025.

“Jadi, jika dua puskesmas baru yang akan dibangun tahun depan maka seluruh puskesmas di Halbar yang berjumlah 15 puskesmas sudah selesai dibangun dengan standar prototipe Kementerian Kesehatan RI,” ujarnya.

Novelheins menyampaikan, khusus ambulans tahun 2024 sudah direalisasikan 10 unit dan telah digunakan di 10 puskesmas.

“Dan untuk tahun 2025 kita mendapatkan satu unit ambulans. Soal pemenuhan SDM kesehatan sudah dilakukan tes untuk PPPK dan tinggal menunggu hasil yang segera diumumkan. Dengan demikian, perlahan tapi pasti sarana prasarana dan SDM kesehatan bisa terpenuhi,” tuturnya.

“Berdasarkan data dan fakta, terjadi peningkatan kunjungan ke puskesmas dan RSUD. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya semua layanan gratis maka yang selama ini tidak pernah berobat ketika sakit sekarang sudah bisa menikmati layanan kesehatan yang mudah diakses,” imbuh Novelheins.

Baca Juga :  Sengketa Pilkades Gamsungi Pemda Halbar Dua Kali Kalah di PTUN, Arnol: Kasasi

Ke depan, Dinkes bersama semua stakeholder terus berupaya agar masyarakat tetap menjaga gaya hidup sehat melalui perilaku hidup bersih dan sehat.

“Jadi implementasi Halbar Sehat bukan hanya untuk melayani orang sakit, tapi juga berorientasi pada promotif, preventif dan salah satu yang akan dilakukan adalah menyediakan fasilitas kebugaran untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar,” jabarnya.

“Untuk layanan rujukan tahun 2025, RSUD Jailolo sudah bisa memberikan pelayanan Computer Tomography SCAN (CT SCAN) untuk mendeteksi penyakit tumor, kanker, jantung, stroke dan lain-lain yang selama ini harus dirujuk di luar Halbar. Kemudian alat mamografi untuk mendeteksi tumor atau kanker payudara serta alat untuk unit transfusi darah,” tambah Novelheins.

Ia menambahkan, dengan adanya beberapa fasilitas dari RSUD Jailolo dapat memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas sesuai SOP dan SPM yang ditetapkan Kemenkes RI.

“Memang kami sadari dalam implementasi Halbar Sehat masih banyak kekurangan, tapi dengan keterbatasan anggaran Pak Bupati bersama Pak Wakil tetap konsisten pada komitmen untuk menjamin kebutuhan dasar masyarakat Halbar bisa terpenuhi,” pungkasnya.

 

 

Penulis: Elang
Editor  : Redaksi

Berita Terkait

Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Barat, Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama
Gelar Safari Ramadan, Bupati Tegaskan Prioritas “Halbar Religius” Terus Ditingkatkan
Sekretaris Wilayah Lantik Sukran Bambang Sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halbar
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Polsek Ibu dan Bayangkari Berbagi Takjil Untuk Masyarakat
Terimah 1.000 Paket Sembako Korban Banjir, Bupati Berterima Kasih ke Kemensos RI
Hindari Kesalahan Jelang Mutasi-Promosi Jabatan, Bupati James Uang Minta Petunjuk di BKN-RI
Reses di Sahu Timur, Meri Popala Siap Kawal Aspirasi Para Petani
Infrastruktur dan Pertanian Jadi Sorotan Dalam Reses Meri Popala di Kecamatan Jailolo

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 21:25

Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Barat, Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026 - 11:22

Gelar Safari Ramadan, Bupati Tegaskan Prioritas “Halbar Religius” Terus Ditingkatkan

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:57

Sekretaris Wilayah Lantik Sukran Bambang Sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halbar

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:27

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Polsek Ibu dan Bayangkari Berbagi Takjil Untuk Masyarakat

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:40

Terimah 1.000 Paket Sembako Korban Banjir, Bupati Berterima Kasih ke Kemensos RI

Berita Terbaru