Saloipost.id, Jailolo — Dua Tokoh Publik Halmahera Barat (Halbar) Yakni Mantan wakil Bupati Zakir Mando dan ketua DPC Gerindra Imran Lolori Dampingin Calon wakil bupati nomor urut 03 Djufri Muhamad dalam kampanye yang dilaksanakan di desa Ropu Tengah Balu (RTB) kecamatan Sahu Sabtu,(28/09/20
Kampanye yang menghadirkan dua tokoh publik yakni Mantan Wakil Bupati Halbar Ahmad Zakir Mando dan Ketua DPC Partai Gerindra kabupaten Halmahera Barat Imran Lolory. Pendukung dan simpatisan warga kecamatan Sahu terlihat sangat antusias menghadiri kampanye Paslon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Barat nomor urut 3 James Uang-Djufri Muhamad (JUJUR) Jilid 2.
Situasi terlihat padat karena kursi yang disediakan terisi bahkan sejumlah warga nekat berdiri mendekati tenda mendengar orasi politik dari Juru Kampanye (JURKAM) Paslon JUJUR.
Turut hadir dalam agenda politik tersebut diantara calon wakil bupati Djufri Muhamad bersama istrinya, sekretaris Nasdem Halbar Anselmus serta anggota DPRD partai Demokrat Fahmi Albaar.
Calon Wakil Bupati Djufri Muhamad saat orasi politik menceritakan awal mula di agenda kampanye di desa Ropu menemui kendala Karena tenda yang berdiri dan soun sistem kegiatan kampanye Paslon Gubernur MK-Basri Salama terhalang jalan menuju kampanye JUJUR.
“Awalnya saya ragu buat kampanye karena dikhawatirkan warga tidak datang akibat jalan menuju kampanye sudah tertutup. Tetapi tidak diduga warga bahkan jalan kaki menuju tempat kampanye JUJUR.”Tutur dia.

Menurut Djufri, tim kampanye JUJUR di desa Ropu sempat ingin mendatangi dan meminta akses jalan menuju tempat kampanye JUJUR. Namun dilerai karena dirinya ingin menguji masyarakat yang ingin mendengar penyampaian orasi tim JUJUR jilid 2.
“Saya sempat bilang ke tim JUJUR agar tidak perlu mencari masalah dengan tim yang lain yang sudah membangun tenda di jalan. Karena jika masyarakat yang benar-benar bersimpati kepada Paslon JUJUR maka dengan sendiri akan datang meski jalan terhalang.”kata dia.
Ketulusan dan kerendahan hati Djufri itu terbukti dengan kehadiran masyarakat hingga memadati seluruh kursi dan bahkan penyambutan kedatangan rombongan JUJUR dengan tarian gala dan sorak-sorai warga berteriak kemenangan JUJUR Jilid 2 pada 27 November 2024 nanti.
Djufri menyampaikan sejumlah kisah awal pencalonan dirinya bersama dengan James Uang tiga tahun pada periode pertama pada kawasan Sahu muslim sangat minim memperoleh suara untuk JuJUR jili 1. Bahkan mereka tidak melakukan agenda kampanye karena pesimis atas kehadiran calon bupati Zakir Mando dan calon wakil Imran Lolory yang saat itu juga ikut bertarung.
Namun saat ini kehadiran kedua Tokoh besar kabupaten dan warga asli Sahu Ahmad Zakir Mando dan Imran Lolory telah bergabung ke JUJUR Jilid 2 dan cukup membuktikan penyatuan warga yang dahulu berselisih kini nampak terlihat menyatu.
“Pak Zakir dan Imran ini bukan saja Tokoh Sahu, tapi mereka berdua ini tokoh kabupaten. Karena di kawasan terjauh di Loloda saja jika ditanyakan nama kedua orang ini semua orang mengenal mereka. Maka itu, jika hari ini mereka menyatu dipastikan seluruhnya juga ikut menyatu.”Ucapnya.
Djufri Juga menyampaikan beberapa indikator kemenangan dukungan untuk JUJUR jilid 2 dari variabel partai Pendukung sebanyak 12 kursi. Pasalnya total suara legislatif sebelumnya dari partai yang mendukung JUJUR saat ini berkisar 37 ribu. Dengan itu, tidak ada rumus jika JUJUR tidak menang.
“Jika dari total suara itu belum terhitung sejumlah tokoh yang mendukung saja JUJUR sudah menang. Bahkan sekalipun terburuk jika eror 37 ribu maka JUJUR masih bisa memperoleh 27 ribu dari total 80 ribu DPT yang disahkan oleh KPu saat ini.”Jelas dia.
Meski begitu Djufri Meyakini setiap ketetapan kepemimpinan berasal dari takdir dari Tuhan. Dengan itu, jika kelak JUJUR memperoleh kemenangan maka seluruh yang kalah harus mengakui hal tersebut.
Penulis: Elang
Editor : Redaksi











