Saloipost.id, Jailolo – Sekretaris DPC Partai Demokrat (PD), Halmahera Barat (Halbar), Kristovel Sakalaty menangapi dingin aksi dan pernyataan ketua DPC GMNI Marinus Pangulili. Ia mengapresiasi aksi tersebut dalam menyoroti kinerja beberapa SKPD salah satunya ialah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jailolo.
“Idealnya aksi kawan-kawan harus di awali dengan Kajian yang terukur, tuntas dan Berbasis data statistik, biar tidak terkesan aksi ditungangi dan tidak berkualitas,” ungkap Kristovel dalam rilisnya, Minggu (3/12/2023).
Sebelumnya, Bupati James Uang mengatakan, Pihaknya sangat Menghargai aspirasi siapapun yang menyampaikan kepada Pemerintah daerah, Tapi ia juga prihatin karena aksi yang disampaikan itu diduga atas suruhan perorang
“Atau aksi pesanan. Oknum Oknum OKP yang aksi itu harus murni aspirasi bukan pesanan atau diduga suruhan orang,” sebutnya, Rabu, (22/11/2023).
Menurutnya Kristovel, Tudingan GMNI terkait banyak keluhan dari pasien di RSUD itu tidak berdasar. Karena sebelum Tim Akreditasi turun Bupati James Uang sudah melakukan sidak berulang kali ke semua ruangan dan berkomunikasi dengan pasien menanyakan langsun tentang pelayanan di RSUD.
“ Bupati melakukan Rapat dengan semua Jajaran di RSUD tetapi tidak ada temuan seperti yang di tuduhkan oleh para pendemo, Kalau ada keluhan pasien terkait obat yang beli di apotek itu sudah terkait dengan kebijakan BPJS untuk obat-obat tertentu yang tidak di klaim di BPJS,” ujarnya.
Kristovel menjelaskan, Demontrasi itu bagian dari media untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka, tetapi harus tahu bahwa rujukan Normatif UU Nomor 9/1998 tentang kemerdekaan menyampaikan Pendapat di Muka Umum, khususnya pasal 9 ayat 2 ada ruang-ruang tertentu yang tidak bisa dilakukan Demo termasuk areal Rumah Sakit.
“Demonstrasi yang dilakukan kawan-kawan di sekitar RSUD, ini agak disayangkan,” katanya
“Saya menduga mungkin saja marinus Pangulili Tidak Pernah membaca Undang-undang sehingga hal prinsip dan kegiatan yang mengorbankan kepentingan dan kebutuhan dasar masyarakatpun dilanggar. kondisi ini juga diakibatkan karna proses akademik saudara marinus Pangulili masih mentah dikampus karna itu saya sarankan torang ini semua di proses dari parlemen jalanan tetapi idealnya kita harus fokus,” sebutnya.
Kristovel menyarankan, Marinus seharusnya fokus pada studi perkuliahannya agar masa depan mencerahkan.
“Bisa dibayangkan kalau kuliah sudah sampai semester 13 itu bisa dipastikan kemampuan akademik sudah ada pada titik Nadir yang mencelakakan masa depan,” cecarnya.
Ia menambahkan, Bupati James Uang, tidak alergi Pendemo, ia dilahirkan dan dibesarkan dengan dialektika organisasi di berbagai level dan ruang.
“Karena itu bagi Pak Bupati demo itu Suplemen yang sangat dibutuhkan dalam upaya untuk kepentingan daerah. Asalkan Jangan demo karna pesanan,” pungkasnya.
Penulis: Elang
Editor : Redaksi











