Dinilai Gagal Implemtasi Janji Cipayung Plus Desak James-Djufri Turun Jabatan

Rabu, 8 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Front Cipayung Plus saat menggelar aksi di depan kantor Bupati Halmahera Barat, || Foto: Haryadi.

Front Cipayung Plus saat menggelar aksi di depan kantor Bupati Halmahera Barat, || Foto: Haryadi.

Saloipost.id, Jailolo – Front Cipayung Plus yang tergabung LMND, GMKI, dan GMNI Halbar desak Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Barat agar turun dari jabatan.

Salah seorang orator dari GMNI Halbar Reinhard Matero dalam orasinya mengatakan, pada proses berjalannya masa kampanye dahulu pasangan James Uang dan Djufri Muhamad (JUJUR) ada 15 program prioritas yang dipakai sebagai senjata ampuh dalam memenangkan pergulatan politik di tahun 2020.

Menurutnya, 15 program prioritas yang ditawarkan oleh Bupati James Uang  dan Wakil Bupati Djufri Muhamad seharusnya menjadi solusi dari penderitaan masyarakat Halmahera Barat akan tetapi pada proses berjalannya kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati dinilai gagal.

“Lima belas program prioritas yang di tawarkan pada masyarakat terkesannya hanya sebatas surga telinga semata. Baik dari program Halbar sehat yang sampai saat ini implementasinya masih kasat mata, fasilitas rumah sakit yang tidak begitu memadai, pelayanan rumah sakit yang buruk,”cetusnya.

Ia menyebutkan, Kekurangan dokter spesialis yang mumpuni dalam bidangnya sampai pada tata kelola rumah sakit yang carut marut. Bukan hanya itu saja. keseluruhan dari 15 program prioritas James Uang dan Djufri Muhamad dianggap gagal dalam proses implementasinya.

Baca Juga :  Dinilai Lalai, Front OKP Halbar Desak Bupati Copot Kadis PUPR

Dibeberkan, masalah lainya yang menjadi pengkajian OKP bahwa ada arogansi kepemimpinan yang di tunjukan oleh Bupati Halmahera Barat, sebab telah teridentifikasi adanya indikasi pemanfaatan hak kepala daerah dalam mengintervensi pengelolaan dana desa yakni dengan mengarahkan setiap desa harus mengalokasikan anggaran Dana desa untuk membeli sapi kurban pada 2021 kemarin.

Selain itu Ketua Cabang GMNI Halbar Marinus Pangulili dalam orasinya mengatakan, program prioritas dinilai gagal diantaranya program Halbar Terang, Program Halbar Berdering, Program Halbar Sehat dan juga program Halbar Cerdas.

“Halbar Sehat Yang terjadi di RSUD Jailolo itu fasilitas tidak lengkap sehingga Bupati saja memilih berobat di Rumah Sakit di daerah Jawa,”ungkapnya.

Ia juga menyentil terkait Anggaran PEN itu bukan diperuntukkan membangun infrastruktur tetapi anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional itu untuk swadaya masyarakat yang terdampak covid-19.

“Jadi bagi kami anggaran PEN tidak tepat sasaran, pembangunan Infrastruktur tidak mendatangkan PAD untuk daerah itu sendiri,”jelasnya

Ia berharap Ini menjadi sebuah catatan bagi Pemerintah Daerah (Pemda) Halbar

“Tidak sampai disitu saja, baru-baru ini hangat diperbincangkan oleh seluruh elemen masyarakat halmahera barat bahwa alokasi anggran PEN dinilai tidak sesuai dengan keadaan objektif pembangunan di Halmahera Barat. Alokasi anggaran PEN dalam pembuatan ruang terbuka hijau sasadu lamo memakan anggaran yang terbilang begitu besar, kurang lebih Rp.8 miliar lebih di habiskan untuk pembuatan taman yang secara asas manfaatnya tidak menyentuh langsung dengan kepentingan serta pertumbuhan ekonomi masyarakat,”paparnya.

Baca Juga :  Si-Manis Raih Juara 1 Dalam Lomba Inovasi, Kaban Bapenda: Spirit Baru Meningkatkan PAD

Padahal menurutnya, pihaknya tahu bersama bahwa pinjaman PEN seharusnya di peruntukkan untuk pemulihan ekonomi masyarakat pasca covid-19. akan tetapi pada aktualisasinya alokasi anggaran PEN tidak sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Maka dari itu kami dapat berkesimpulan bahwa James Uang dan Djufri jufri muhamad gagal dalam menakhodai Halmahera Barat menuju pada kesajahtraan masyarakat,”tutupnya.

Massa aksi juga beberkan beberapa tuntutan diantaranya.

1. Evaluasi buat dan wakil Bupati terkait gagalnya 15 prioritas jujur

2. Mendesak Kejari hal-bar dan Polres hal-bar tuntaskan indikasi temuan anggran PEN

3. Efektifkan pelayanan publik di Halmahera Barat

4. Bupati HalBar setop mengintervensi dana desa

5. Mendesak Pemda Halbar menyelesaikan masalah nelayan di kecamatan ibu.

6. Jujur gagal total (gatal)

7. Dpr Halbar mati fungsi

 

Penulis: Elang

Editor  : Redaksi

Berita Terkait

Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Barat, Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama
Gelar Safari Ramadan, Bupati Tegaskan Prioritas “Halbar Religius” Terus Ditingkatkan
Sekretaris Wilayah Lantik Sukran Bambang Sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halbar
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Polsek Ibu dan Bayangkari Berbagi Takjil Untuk Masyarakat
Terimah 1.000 Paket Sembako Korban Banjir, Bupati Berterima Kasih ke Kemensos RI
Hindari Kesalahan Jelang Mutasi-Promosi Jabatan, Bupati James Uang Minta Petunjuk di BKN-RI
Reses di Sahu Timur, Meri Popala Siap Kawal Aspirasi Para Petani
Infrastruktur dan Pertanian Jadi Sorotan Dalam Reses Meri Popala di Kecamatan Jailolo

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 21:25

Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Barat, Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026 - 11:22

Gelar Safari Ramadan, Bupati Tegaskan Prioritas “Halbar Religius” Terus Ditingkatkan

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:57

Sekretaris Wilayah Lantik Sukran Bambang Sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halbar

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:27

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Polsek Ibu dan Bayangkari Berbagi Takjil Untuk Masyarakat

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:40

Terimah 1.000 Paket Sembako Korban Banjir, Bupati Berterima Kasih ke Kemensos RI

Berita Terbaru