Pemda Halbar Mediasi Sengketa Lahan yang Melibatkan 9 Desa, Begini Hasilnya

Jumat, 26 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SALOIPOST.id, Jailolo – Pemerintah kabupaten Halmahera Barat mediasi warga di 9 desa di kecamatan Sahu dan Sahu Timur, terkait sengketa lahan. Diketahui 9 desa tersebut saling mengklaim kepemilikan atas lahan hutan Tarusi.

Ke-9 desa tersebut dianataranya Desa Akelamo, Desa Taraudu, Desa Tibobo, Desa, Hoku-hoku Gam, Desa Gamnyial, Desa Cempaka, Desa Ngaon, Desa Gamsungi dan Desa Goal terkait sengketa Lahan Hutan Tarusi.

Rapat mediasi tersebut berlangsung di ruang kerja wakil Bupati Halmahera Barat, Rabu, (24/5/2023) Kemarin.

Wakil bupati Halbar, Djufri Muhammad saat memimpin rapat tersebut mengatakan, Informasi yang diterima pihaknya atas saling mengklaim antara Warga yang merasa memiliki hak atas tanah Adat yang saat ini sedang disengketakan. Maka selaku pemerintah daerah memanggil untuk didiskusikan dalam forum resmi.

“Maka atas informasi tersebut sebagai Wakil Bupati yang juga merupakan bagian dari Suku Sahu merespon informasi tersebut dan mengundang Ketua dan Sekretaris Dewan Adat Suku Sahu serta Para Tokoh yg merupakan keterwakilan dari 9 Desa yg sedang bersengketa,” Ungkap Wabup

Menurutnya, sebagai Pemerintah wajib memediasi untuk penyelesaian permasalahan yang ada sehingga polemik dalam masyarakat adat suku Sahu tersebut mendapat solusi terbaik agar bisa mengelolah lahan yang benar-benar bisa bermanfaat bagi kita semua.

Baca Juga :  Kemitraan Bupati JU Bersama Hj Robert Dari Investasi Hingga Politik 2024

Sementara itu Kapolsek Sahu Ipda Musfardyansyah dalam kesempatan itu menyatakan, Informasi yang diperoleh pihaknya ada beberapa warga yang melakukan aktivitas di wilayah Hutan Tarusi dan masing-masing saling mengklaim sebagai pemilik.

Ia mengaku, saat itu juga pihaknya bersama Danramil Sahu langsung mendatangi beberapa warga yang melakukan aktivitas di Hutan Tarusi dan memberikan himbauan agar tidak melakukan aktivitas di wilayah Hutan tersebut sampai ada langkah mediasi untuk penyelesaian.

” Secara intens kami pihak keamanan TNI/Polri selalu membangun komunikasi baik dengan Pemerintah Kecamatan Sahu maupun Kecamatan Sahu Timur tentang langkah medias,” jelasnya

Untuk itu selaku pihak keamanan dirinya menghimbau untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan bersama, maka mediasi dan duduk bersama untuk dibahas adalah solusi untuk memecahkan permasalahan ini

“Karena permasalahan sengketa lahan sangat rentan dengan perselisihan yang mengarah pada tindakan anarkis, maka dari itu berembuk untuk berdiskusi adalah solusi terbaik,” pungkas dia

Terpisah, Ketua Dewan Adat Suku Sahu, Robinson Missy menyampaikan, Selaku Ketua Dewan Adat Suku Sahu berkesimpulan bahwa agenda rapat atau pertemuan hari ini terkait permasalahan sengketa lahan Tarusi belum bisa diputuskan.

Baca Juga :  Sediakan Air Bersih Untuk Warga, Bupati James Uang Resmikan Spam IKK

“Permasalahan ini akan di tangani oleh Lembaga Adat dengan memberikan kesempatan kepada 9 Desa yang ada kaitannya dengan lahan tersebut, untuk membawa bukti-bukti otentik serta saksi-saksi, dan semua itu bisa diserahkan kepada kami selaku Dewan Adat,” Beber Robinson

Diakhir penyampaiannya Robinson menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya bakal mengambil langka cepat untuk menyelesaikan sengketa lahan tersebut.

“Selaku Dewan akan mengambil langkah cepat penyelesaian masalah sengketa lahan yg saat ini diklaim tanah adat dari masing-masing desa yg berada di lokasi lahan Tarusi,” Pungkasnya

Sekedar diketahui, turut hadir dalam rapat tersebut yakni Wakil Bupati Halbar, Djufri Muhammad, Ketua Dewan Adat Suku Sahu yang juga sebagai Wakil Ketua 1 DPRD Halbar, Robinson Missy, Sekretaris Dewan Adat Suku Sahu, Frieser Giwe, Kabag Pemerintahan Halbar, Fadli Husen, Camat Sahu, Darwin Salmin, Camat Sahu Timur, Yosep Budo, Kapolsek Sahu, Ipda Musfardyansyah, Mewakili Danramil 1501-04/Sahu, Serma Antonius Gamkonora

Para Kepala dan Keterwakilan Para Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dari 9 Desa.

 

 

 

 

Penulis : Elang 

Editor   : Redaksi

Berita Terkait

Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Barat, Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama
Gelar Safari Ramadan, Bupati Tegaskan Prioritas “Halbar Religius” Terus Ditingkatkan
Sekretaris Wilayah Lantik Sukran Bambang Sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halbar
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Polsek Ibu dan Bayangkari Berbagi Takjil Untuk Masyarakat
Terimah 1.000 Paket Sembako Korban Banjir, Bupati Berterima Kasih ke Kemensos RI
Hindari Kesalahan Jelang Mutasi-Promosi Jabatan, Bupati James Uang Minta Petunjuk di BKN-RI
Reses di Sahu Timur, Meri Popala Siap Kawal Aspirasi Para Petani
Infrastruktur dan Pertanian Jadi Sorotan Dalam Reses Meri Popala di Kecamatan Jailolo

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 21:25

Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Barat, Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026 - 11:22

Gelar Safari Ramadan, Bupati Tegaskan Prioritas “Halbar Religius” Terus Ditingkatkan

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:57

Sekretaris Wilayah Lantik Sukran Bambang Sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halbar

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:27

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Polsek Ibu dan Bayangkari Berbagi Takjil Untuk Masyarakat

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:40

Terimah 1.000 Paket Sembako Korban Banjir, Bupati Berterima Kasih ke Kemensos RI

Berita Terbaru