SALOIPOST.id, Jailolo – Bupati Halmahera Barat, James Uang dalam hearing dengan massa aksi dari Jong Halmahera mengaku, bahwa akan mencopot Direktur RSUD Jailolo, hal tersebut disampaikan Bupati dalam ruang kerjanya, pada selasa 16 mei 2023 kemarin.
Dalam pertemuan tersebut menurut Risman Ali Djen, selaku Sekjend Jong Halmahera bahwa Bupati James Uang mengaku, dalam waktu dekat bakal mengganti Direktur RSUD Jailolo. Hal tersebut dibuktikan dari rekaman suara yang diambil saat hearing berlangsung.
“Jadi bupati menyampaikan kepada kami bahwa dalam waktu dekat ada pelantikan pejabat ekselon II dan III, bupati mengaku bahwa ini sudah masuk dalam skemanya dan kami (Massa aksi) diminta untuk bersabar.” Jelas Risman meniru perkataan James Uang.
Risman juga menyampaikan, bahwa sesuai dengan pengakuan Bupati untuk tuntutan massa aksi akan diakomodir. dalam waktu dekat kata dia, bupati berjanji bahwa evaluasi direktur RSUD Jailolo itu dibarengi dengan pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV dilingkup pemerintah Kabupaten Halmahera Barat.
“Dalam hearing tadi bupati menjelaskan bahwa tidak mungkin bupati mencopot jabatan Direktur karena hari ini didemo karena alasan tidak terlalu beretika. Karena itu Bupati menyampaikan akan menindaklanjuti bersamaan dengan pelantikan pejabat ekselon II yang sekarang sudah dalam proses lelang jabatan.” Ujar Risman.
Risman juga bilang, Bupati juga mengaku didepan massa aksi tinggal menunggu dua perda yang saat ini tengah dibahas oleh DPR, oleh karena itu Bupati menyampaikan kemungkinan minggu depan akan diadakan pelantikan.
“Jadi kami memberikan Bupati waktu untuk merealisasikan apa yang sudah disampaikan kepada kami massa aksi pada hearing tadi, kami menilai bahwa pencopotan Dirut RSUD Jailolo adalah persoalan yang mendesak, hal tersebut karena lemahnya pengawasan terhadap jalannya sistem pelayanan di RSUD akibat dari kecerobohan Direktur RSUD, maka dari itu untuk melakukan perbaikan sistem maka konsekuensinya Direktur RSUD Harus diganti dengan orang yang lebih serius bekerja.” Pungkasnya.
Sekedar diketahui Jong Halmahera melakukan aksi pada selasa 16 mei 2023 kemarin didepan kantor bupati, dipicu karena adanya Kasus Bayi meninggal dunia sudah dua kali terjadi yang diketahui atas dugaan kelalaian pelayanan medis di Rumah Sakit.
Berikut tuntutan yang disampaikan oleh Jong Halmahera diantaranya adalah
1. Bupati kabupaten Halmahera Barat agar segera menambahkan dokter spesialis kandungan di RSUD Jailolo
2. Mendesak kepada Bupati agar segera melengkapi fasilitas kesehatan di Halmahera Barat khususnya di RSUD Jailolo
3. Mendesak kepada Bupati agar segera mengevaluasi dan membenahi menejemen RSUD Jailolo
4. Mendesak kepada Bupati agar segera mengevaluasi (Mencopot) Direktur RSUD Jailolo
Penulis : Tim
Editor : Redaksi











