Terkendala Dana Rujuk Manado ‘Si Kecil’ Bertahan Dengan Transfusi Darah Selama 2 Tahun

Senin, 3 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nurul Fani Malan, (Dok.Elang).

Nurul Fani Malan, (Dok.Elang).

SALOIPOST.id, Jailolo – Dua tahun sudah, Nurul Fani Malan, Bocah berusia 4 Tahun menderita penyakit berbahaya yang saat ini di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat.

Anak dari Ibu Rusni M Harun dan Bapak Malan Muhammad Ini, sudah dua tahun menderita penyakit tersebut sejak berada di usia dua Tahun.

Hal itu di sampaikan oleh Ibu Kandung Nurul saat di temui di Ruang Anak (RSUD) Jailolo, Senin, (03/04/2023). Warga Asal Desa Jalan Baru ini menceritakan Kisah pilu yang di alami keluarganya, Tak Tega melihat sang anak terbaring tak berdaya Selama bertahun-tahun.

“Anak saya ngidap penyakit ini sudah sejak lama, dua tahun lebih kalau tidak salah. Kami sudah berusaha selama dua tahun itu sampai sekarang, namun masih belum bisa di sembuhkan total, dia hanya bisa bertahan dengan transfusi darah terus-menerus.” Ucap Rusni Ibunda Nurul sembari meneteskan air mata saat diwawancarai awak media

Rusni mengaku, hingga kini belum mendapatkan titik terang yang bisa menyembuhkan sang anak, pasalnya Dokter Spesialis anak yang menangani masalah ini mengusulkan untuk segera di rujuk ke Kota Manado. Agar mendapatkan fasilitas yang layak dan pengobatan lebih lanjut, Namun pihak keluarga mengalami kesulitan Ekonomi.

Baca Juga :  Apresiasi Panitia Turnamen Tongute Ternate Cup IX, Gubernur- Bupati Siap Renovasi Lapangan

“Selama dua tahun lebih ini kami berusaha dan pernah bawah dia (Nurul) ke RSUD Ternate dua kali, bahkan di Jailolo berkali-kali. Belum lagi Obat di luar Rumah Sakit (Obat Kampung) hingga kami berinisiatif untuk memotong rambutnya. ” Jelas Runi

Ibu, Nurul Fani Malan saat diwawancarai Awak Media, (Dok.Elang).

“Dokter Eka Bilang Jika tidak segera di rujuk dan hanya bertahan di Rumah sakit maka yang di lakukan tak lain dan tak bukan hanyalah Transfusi darah, namun kami tidak berani karena biaya tidak cukup ” Tambah Ibu Nurul

Dirinya berharap semoga ada respon dari pihak pemerintah Daerah untuk dapat berpartisipasi dalam proses pengobatan penyakit yang di derita anaknya.

Sementara itu, Eka. Supratiningsi Selaku Dokter spesialis Anak saat di konfirmasi terpisah mengatakan, penyakit yang di alami Nurul Fani Malan ini sudah dua Tahun. Ia mengaku, meminta terhadap pihak keluarga segera Rujuk ke Manado agar mendapat perawatan yang lebih layak.

” Kasus ini saya sudah tangani selama dua tahun, Keluarga memang belum bersedia di rujuk karena alasan ekonomi. Namun yang kita khawatirkan adalah diagnosisnya mengarah ke suatu keganasan dalam darah. Sehingga di perlukan pemeriksaan sumsum tulang belakang yang itu tidak ada di Jailolo tapi adanya di manado”. Ungkap Eka

Baca Juga :  Kemenag Halbar Tetapkan Besaran Zakat Fitrah Rp 37.500

Ela mengaku,  dirinya sudah rekomendasikan terhadap keluarga untuk rujuk sejak dua tahun Sebelumnya, karena belum bisa memastikan diagnosisnya apa.  sekarang kata dia,  pihaknya bisa menantikan penyakitnya setelah menunggu hasil diagnosis tersebut.

“Jadi selama dua tahun ini, Nurul memang kami rawat dengan transfusi darah merah dan darah kuning, Karena terus-terus turun nilainya.” jelas Eka

Eka Menambahkan, selain Kesulitan ekonomi pihak keluarga sempat belum setuju karena mengkhawatirkan pengambilan tulang belakang itu. Namun,  sudah di jelaskan bahwa semua prosedur kedokteran tentu sudah memikirkan apa resiko dan manfaatnya.

” Kami tetap minta untuk rujuk karena tidak optimal disini pengobatannya. Untuk saat ini  kami masih harus lakukan transfusi kantong kuning, karena kantong merah sudah selesai sedangkan kantong kuning masih menunggu pendonor.” Pungkas Dokter Spesialis Anak.

Penulis : Elang
Editor   : Redaksi

Berita Terkait

Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Barat, Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama
Gelar Safari Ramadan, Bupati Tegaskan Prioritas “Halbar Religius” Terus Ditingkatkan
Sekretaris Wilayah Lantik Sukran Bambang Sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halbar
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Polsek Ibu dan Bayangkari Berbagi Takjil Untuk Masyarakat
Terimah 1.000 Paket Sembako Korban Banjir, Bupati Berterima Kasih ke Kemensos RI
Hindari Kesalahan Jelang Mutasi-Promosi Jabatan, Bupati James Uang Minta Petunjuk di BKN-RI
Reses di Sahu Timur, Meri Popala Siap Kawal Aspirasi Para Petani
Infrastruktur dan Pertanian Jadi Sorotan Dalam Reses Meri Popala di Kecamatan Jailolo

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 21:25

Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Barat, Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026 - 11:22

Gelar Safari Ramadan, Bupati Tegaskan Prioritas “Halbar Religius” Terus Ditingkatkan

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:57

Sekretaris Wilayah Lantik Sukran Bambang Sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halbar

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:27

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Polsek Ibu dan Bayangkari Berbagi Takjil Untuk Masyarakat

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:40

Terimah 1.000 Paket Sembako Korban Banjir, Bupati Berterima Kasih ke Kemensos RI

Berita Terbaru