SALOIPOST.id, Jailolo – Bupati Halmahera Barat (Halbar) James Uang (JU) bakal tindak tegas oknum pegawai berinisial BB yang diduga melakukan pelecehan secara verbal terhadap pegawai honorer berinisial R (27).
Selaku pejabat pembina kepegawaian, Bupati JU memastikan bawahannya yang berinisial BB yang saat ini sebagai kepala bidang (Kabid) disalah satu dinas itu akan dicopot dari jabatannya. Bahkan, Politisi Partai Demokrat ini mengatakan, tidak menutup kemungkinan BB juga akan dipindahkan dari dinas tersebut.
“Pasti dia akan diganti,” singkat JU saat dikonfirmasi melalui whatsapp, Jumat (10/3/2023).
Diberitakan sebelumnya, pegawai honorer di salah satu instansi di lingkup Pemda Halbar, berinisial R (27) diduga dilecehkan secara verbal oleh atasannya berinisial BB.
Peristiwa itu terjadi pada, Senin (6/3/2923) kemarin, sekitar pukul 10. 00 WIT. kala itu BB yang juga kepala bidang ini memanggil dirinya untuk masuk ke ruang kerjanya dan pura-pura menanyakan keadaan keluarga R.
Setelah itu, dia mengajak R untuk pergi ke salah satu penginapan yang berada di desa Acango, Kecamatan Jailolo.
“Saya dipanggil masuk di ruang kerjanya dan ajak pergi di penginapan, dan saya tanya untuk apa ke penginapan, Dia (Kabid) bilang cuma jalan-jalan,” akuh R, Jumat (10/3/2023).
Lanjut R, saat mendengar ajakan itu ia langsung merespon dengan nada tinggi, BB yang panik meminta R memelankan nada suara karena khawatir didengar oleh orang-orang di luar ruangan.
“Kabid spontan bilang pelan-pelan saja jangan teriak nanti orang di luar dengar, setelah itu saya langsung keluar dari ruangan,” terangnya.
Setelah kejadian itu, BB mendatangi rumah orang tua R yang berada di Desa Galala, Kecamatan Jailolo untuk meminta maaf atas sikapnya terhadap R.
“Dia datang minta maaf akan tetapi secara batin dan psikologi dari pihak keluarga maupun saya tidak mau memaafkan, saya ingin tuntut atas tindakan yang tidak bermoral tersebut,” tegas R.
Ia lantas menceritakan insiden tak mengenakan itu kepada sang suami. Alhasil, pada sore hari suaminya memutuskan untuk melaporkan kejadian itu ke SPKT Polres Halbar dan telah dimediasi pada, Kamis (9/3/2023).
Meskipun begitu, R menilai, pejabat yang tidak bermoral seperti itu harus ditindak tegas, bila perlu diberhentikan dari instansi tersebut agar tidak menimbulkan kegaduhan terutama terhadap staf pegawai perempuan lainnya.
Penulis : Tim
Editor : Redaksi











