Aksi di Depan Kemenkes RI, SEMAINDO Desak Copot Direktur RSUD Jailolo dan Kadinkes Halbar 

Jumat, 24 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semaindo saat menggelar aksi di depan Kemenkes RI, (Istimewa).

Semaindo saat menggelar aksi di depan Kemenkes RI, (Istimewa).

SALOIPOST.id, Jailolo – Sentra Mahasiswa Indonesia (SEMAINDO) Halmahera Barat (Halbar) mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI segera mencopot Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jailolo Novimariana Drakel, termasuk tuntutan untuk mencopot Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Halbar.

Hal ini disampaikan SEMAINDO dalam aksi yang digelar di depan Kemenkes RI, Jumat (24/2/2023). Aksi ini dipicu oleh kelalaian pelayanan RSUD Jailolo yang oleh SEMAINDO menyebabkan bayi yang dikandung pasien bernama Ibu Sarni akhirnya tidak bisa diselamatkan.

Sebagaimana diketahui, Direktur RSUD Jailolo sebelumnya mengatakan bahwa peristiwa ini adalah persoalan kesalahan komunikasi dari pihak dokter umum yang bertugas dengan dokter spesialis.

Baca Juga :  Pemda Halbar Hibahkan 3 Hektar Lahan Untuk Pembangunan Kantor Kodim dan BNN

“Namun yang perlu dipertanyakan adalah apakah sistem pengelolaan informasi di RSUD Jailolo sedemikian buruknya?,” tanya Sahrir Jamsin melalui rilis yang diterima Saloipost, Jumat (24/2).

Sahrir selaku ketua SEMAINDO memaparkan, bukan kali ini saja terjadi kelalaian peyananan kesehatan, beberapa laporan masyarakat menyebutkan bahwa mereka (masyarakat) merasakan akibat dari rusaknya sistem pelayanan RSUD Jailolo juga sudah banyak terjadi.

Tampak poster Direktur RSUD Jailolo dan kepala Dinas Kesehatan Halbar yang dipajang di depan kantor Kemenkes RI. (Istimewa).

“Maka dengan demikian kami berkesimpulan bahwa penyebab dari kematian bayi dalam kandungan Ibu Sarni dan seluruh kasus yang berkaitan dengan buruknya sistem pelayanan RSUD Jailolo adalah ulah dari ketidakbecusan Direktur RSUD Jailolo dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan tertinggi dilingkup RSUD Jailolo,” Jelasnya.

Baca Juga :  Gelar Musda ke-VI, Ketua KNPI Halbar Ajak Teguhan Komitmen Kebersamaan dan Arah Organisasi

Terdapat 5 poin tuntutan SEMAINDO Halbar sebagai berikut:

1. Mendesak Kementrian Kesehatan agar mencopot Direktur RSUD Jailolo dalam hal ini Novimariana Drakel dari Jabatan.

2. Tambahkan dokter spesialis kandungan di Halmahera Barat.

3. Usut tuntas dan penjarakan dokter devi dan dirut RSUD Jailolo.

4. Copot Novelhis Sakalaty dari Jabatan Sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Barat.

5. Meminta agar secepatnya mengevaluasi sistem pelayanan kesehatan di Kabupaten Halmahera Barat.

 

 

Penulis : Tim

Editor  : Redaksi 

Berita Terkait

Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Barat, Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama
Gelar Safari Ramadan, Bupati Tegaskan Prioritas “Halbar Religius” Terus Ditingkatkan
Sekretaris Wilayah Lantik Sukran Bambang Sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halbar
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Polsek Ibu dan Bayangkari Berbagi Takjil Untuk Masyarakat
Terimah 1.000 Paket Sembako Korban Banjir, Bupati Berterima Kasih ke Kemensos RI
Hindari Kesalahan Jelang Mutasi-Promosi Jabatan, Bupati James Uang Minta Petunjuk di BKN-RI
Reses di Sahu Timur, Meri Popala Siap Kawal Aspirasi Para Petani
Infrastruktur dan Pertanian Jadi Sorotan Dalam Reses Meri Popala di Kecamatan Jailolo

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 21:25

Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Barat, Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026 - 11:22

Gelar Safari Ramadan, Bupati Tegaskan Prioritas “Halbar Religius” Terus Ditingkatkan

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:57

Sekretaris Wilayah Lantik Sukran Bambang Sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halbar

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:27

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Polsek Ibu dan Bayangkari Berbagi Takjil Untuk Masyarakat

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:40

Terimah 1.000 Paket Sembako Korban Banjir, Bupati Berterima Kasih ke Kemensos RI

Berita Terbaru