SALOIPOST.id, Jailolo – Sekretaris Partai Demokrat Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Kristovel Sakalaty, menilai Tamin Ilan Abanun tidak layak menyandang status sebagai Akademisi. Penilaian tersebut, disematkan atas pernyataan mantan anggota DPRD Halbar itu terkait dengan beberapa dinas atau OPD di Pemkab Halbar yang mendapat “raport merah”.
Pernyataan seorang akademis jangan terkesan Asbun atau asal bunyi kalau berbicara harus berdasarkan data.
” Kalau bicara data tidak bisa mengunakan pendekatan kacamata kuda. Tetapi variabelnya adalah riset biar ada pertanggungjawaban moral sebagai seorang akademisi. Kalau asal bicara saya menduga tamin cacat Nalar sehat,” Ungkap Kristopel Dalam rilis yang diterima Saloipost, Senin (23/01/23).
Mantan Ketua GMKI Cabang Kota Ternate ini bilang, Partai Demokrat dalam mengawal pemerintahan James Uang dan Djufri Muhamad (JUJUR) dan memberikan penilaian terhadap kinerja dengan menggunakan lembaga survey atau dengan data untuk memastikan tingkat kepuasan publik atau masyarakat terhadap kinerja pemerintahan JUJUR jelang dua tahun ini.
” Dengan memakai survei, agar kami dapat mengetahui titik dimana kelemahan kinerja pemerintahan JUJUR terhadap tuntutan masyarakat,” jelas dia.
Kristopel memaparkan, terkait tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah JUJUR yang tercacat dalam lembaga Survei Sinergi Data Indonesia Perdesa tahun 2022, membuktikan bahwa jelang 2 tahun masa Pemerintahan Bupati James Uang dan Djufri Muhammad, cukup puas.
“21 Februari 2023, Kepuasan publik 73,64%. Lanjut kristovel Dinas Pendidikan 72,21%, Dinas Dukcapil 72,84%, Dinas Kesehatan 74,52%. Data tersebut sesuai dari lembaga survei Sinergi Data Indonesia per des 2022,” Urai Kristopel dalam rilis
” Bila di bandingkan dengan pemerintah sebelumnya tingkat kepuasan publik justru hanya 52% dalam kurung waktu 5 tahun,” ucap Kristovel,” Sambungannya

Kristopel juga menyentil terkait prestasi Tamin, saat masih menjabat diri sebagai anggota Legislatif Kabupaten Halmahera Barat, hingga diberhentikan melalui pergantian antar waktu PAW.
” Saudara Tamin ini kan pernah berDPRD di Halbar, tapi saudara tidak berprestasi pada akhirnya saudara di PAW. Kalau demikian perjalanan karir saudara harus benahi diri sendiri dulu, bru kritik pemerintahan yang berprestasi. jangan hanya omong kosong,”
Diakhir rilisnya Politisi Partai Demokrat ini juga menambahkan Pemeintahan JUJUR tidak alergi kritik, dan selalalu membuka ruang terhadap publik, sebab itu bernilai positif. Tetapi kata dia, kritikan harus berbobot dan memiliki nilai yang konstruktif untuk menjadi Nutrisi buat pemerintahan
” Bagi saya kritik terhadap pemerintahan itu penting dan kami tidak alergi kritik, karna itu vitamin dan energi baru untuk melakukan perbaikan. Tapi kritik yang berbobot ini ruang publik jangan tunjukan kepikuan dalam berdialek etika. Karena mau cari popularitas, sehingga komentar tidak berdasar,” Pungkasnya
Penulis : Tim
Editor : Redaksi











