Pemda Halbar Rencanakan Relokasi Lahan di Tiga Kecamatan Tahun Ini

Kamis, 12 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SALOIPOST.id, Jailolo – Pemda Halmahera Barat, Maluku Utara, melalui Bagian Tata Pemerintahan berencana akan melakukan relokasi lahan di Tiga Kecamatan pada Tahun ini.

Tiga tempat diantaranya, Desa Domato Kecamatan Jailolo Selatan, Wisata Pantai Lapasi Desa Lako Akelamo Kecamatan Sahu, dan Idam Gamlamo Kecamatan Sahu Timur.

“Pada 2023 ini rencananya relokasi lahan di tiga tempat yaitu Desa Domato kurang lebih 3 hektar dan sudah ada pembicaraan akan melakukan rapat untuk melakukan penyelesaian,”ungkap Kabag Pemerintah Halbar Fadli Husen, kamis (13/1/2023)

“Selain itu di pantai lapasi untuk pembebasan lahan dan juga norsery moderen di Idam Gamlamo dan ini suda berjalan,”sambungnya.

Baca Juga :  Lepas 14 Kafilah Halmahera Barat ke STQH XXVII Tahun 2023 di Haltim, Ini Harapan Sekda

Fadli juga menyampaikan bahwa pada 2023 ini juga akan difokuskan untuk meninjau aset-aset Pemda seperti Sekolah, Puskesmas, Jalan dan Lahan kosong yang belum disertifikat bakal di sertifikatkan.

“Dan minggu depan kita akan ke Loloda untuk meninjau jalan sekaligus aset-aset Pemda,”ujarnya.

Mantan Kepala Bidang Kasda BPKD Halbar ini juga mengatakan, pihaknya bersama dengan Dinas Pertanahan juga sudah melakukan pengukuran ruas jalan di Desa Tuada dan Matui yang menggunakan PEN ukurannya berkisar 11 kilometer.

“Kegiatan pengukuran masih berlanjut belum selesai, dan di Jailolo itu kemungkinan tersisa 10 kapling yang belum tersertifikat, dan aset Pemda yang paling banyak itu jailolo, mudah-mudahan pada tahun 2023 bisa di sertifikatkan semua,”tandasnya.

Baca Juga :  Semaindo Halbar Resmi Laporkan Dugaan Korupsi Dana PEN ke KPK RI

Ia menambahkan, untuk masalah lahan yang belum dibayar diantaranya Puskesmas Akelamo, PLN Barataku dan depan Tokoh Megaria pada Tahun ini diupayakan segera dibayar.

“Depan Megaria itu kendalanya karena hasil penilaian dan kemauan pemilik lahan itu berbeda, tetapi pemda tetap mengikuti penilaian, kita akan koordinasi dengan keuangan karena itu juga harus ada penitia pembebasan lahan dan secepatnya akan dilakukan rapat bentuk panitia persiapan pembebasan lahan,”pungkasnya.

 

 

Penulis : Elang 

Editor   : Redaksi 

Berita Terkait

Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Barat, Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama
Gelar Safari Ramadan, Bupati Tegaskan Prioritas “Halbar Religius” Terus Ditingkatkan
Sekretaris Wilayah Lantik Sukran Bambang Sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halbar
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Polsek Ibu dan Bayangkari Berbagi Takjil Untuk Masyarakat
Terimah 1.000 Paket Sembako Korban Banjir, Bupati Berterima Kasih ke Kemensos RI
Hindari Kesalahan Jelang Mutasi-Promosi Jabatan, Bupati James Uang Minta Petunjuk di BKN-RI
Reses di Sahu Timur, Meri Popala Siap Kawal Aspirasi Para Petani
Infrastruktur dan Pertanian Jadi Sorotan Dalam Reses Meri Popala di Kecamatan Jailolo

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 21:25

Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Barat, Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026 - 11:22

Gelar Safari Ramadan, Bupati Tegaskan Prioritas “Halbar Religius” Terus Ditingkatkan

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:57

Sekretaris Wilayah Lantik Sukran Bambang Sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halbar

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:27

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Polsek Ibu dan Bayangkari Berbagi Takjil Untuk Masyarakat

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:40

Terimah 1.000 Paket Sembako Korban Banjir, Bupati Berterima Kasih ke Kemensos RI

Berita Terbaru