Soal Pengurusan KTP, Warga Keluhkan Pelayanan Dukcapil Halbar

Rabu, 20 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SALOIPOST.Id, Jailolo – Warga Halmahera Barat (Halbar) mengeluhkan soal pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) terkait keterlambatan pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Pasalnya, warga menilai pihak Dukcapil selalu beralasan bahwa mesin percetakan sedang rusak.

Hal ini dikeluhkan seorang warga, Sandi saat berbincang dengan Saloipost di lingkungan kantor Dinas Dukcapil, Rabu (20/7).

“Agak sulit buat KTP di dukcapil Halbar, karena alasannya itu-itu saja,” ungkap Sandi saat berbincang dengan Saloipost di lingkungan kantor Dinas Dukcapil, Rabu (20/7).

Ia bilang, perlu perhatian serius dari Pemerintah daerah (Pemda), sebab ini kebutuhan mendasar bagi warga Indonesia dan khususnya masyarakat Halbar. Ia pun berharap, Pemda secepatnya mengambil langkah agar tidak menimbulkan keresahan warga.

Baca Juga :  Bareng PAPEDA, Karang Taruna Lapasi Peduli Korban Banjir Rua

“KTP itu kebutuhan paling mendasar sebagai warga negara Indonesia, pemerintah harus perhatikan itu,” cetusnya.

“Harapan agar pemerintah secepat mengambil langka, biar masyarakat tidak resah ketika mengurusi pembuatan KTP,” pungkasnya berharap

Keluhan yang sama disampaikan Ibu Ija, warga yang juga sedang mengurus KTP di Dinas Dukcapil Halbar. “Katanya mesin percetakan KTP rusak sudah satu bulan makanya tong pe KTP belum bisa dicetak,” ungkap Ibu Ija.

Lebih jauh, Ibu Ija bilang, segala pengurusan terkait lamaran pekerjaan jika tidak disertai dengan KTP maka lamaran itu akan ditolak. Bahkan kata dia, bukan hanya itu, KTP juga berlaku untuk warga yang sedang dalam perjalanan jauh.

Pelayanan Dinas Dukcapil semacam ini, kata dia, akan berimbas besar pada segala keperluan warga.

Baca Juga :  Tagline “Rebut Kembali” Menggema di Deklarasi Bapaslon Dany-Iksan

“Tong Kase masok lamaran me stengah mati apalagi perjalanan jauh, kalau cuma andalkan surat keterangan (suket) dan kalau so berangkat jauh lalu suket itu sobek tong mau pake apa lagi,” keluh Ibu Ija.

Terpisah, salah satu staf pegawai di Dinas Dukcapil saat dikonfirmasi membenarkan bahwa mesin percetakan e-KTP itu memang sementara dalam kondisi rusak. Namun dirinya mengaku pihaknya sudah membuat pengajuan alat baru.

“Memang ada rusak sudah sekitar satu bulan lalu, dan minggu depan mungkin so ada yang baru karena sudah buat pengajuan,” tandas pegawai tersebut yang namanya tidak mau disebutkan.

Penulis: Elang / Editor: Tim Redaksi

Berita Terkait

Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Barat, Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama
Gelar Safari Ramadan, Bupati Tegaskan Prioritas “Halbar Religius” Terus Ditingkatkan
Sekretaris Wilayah Lantik Sukran Bambang Sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halbar
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Polsek Ibu dan Bayangkari Berbagi Takjil Untuk Masyarakat
Terimah 1.000 Paket Sembako Korban Banjir, Bupati Berterima Kasih ke Kemensos RI
Hindari Kesalahan Jelang Mutasi-Promosi Jabatan, Bupati James Uang Minta Petunjuk di BKN-RI
Reses di Sahu Timur, Meri Popala Siap Kawal Aspirasi Para Petani
Infrastruktur dan Pertanian Jadi Sorotan Dalam Reses Meri Popala di Kecamatan Jailolo

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 21:25

Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Barat, Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026 - 11:22

Gelar Safari Ramadan, Bupati Tegaskan Prioritas “Halbar Religius” Terus Ditingkatkan

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:57

Sekretaris Wilayah Lantik Sukran Bambang Sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halbar

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:27

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Polsek Ibu dan Bayangkari Berbagi Takjil Untuk Masyarakat

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:40

Terimah 1.000 Paket Sembako Korban Banjir, Bupati Berterima Kasih ke Kemensos RI

Berita Terbaru