SALOIPOST.Id, Jailolo – Fery Lolorie alias BU (60), warga Desa Soasio, Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) ditemukan meninggal dunia di perairan Pantai Tabaol, Kecamatan Ibu, Halbar, Senin (18/7).
Peristiwa nahas itu terjadi ketika korban bersama kerabatnya Raisman Gaale (28 ) hendak kembali ke Loloda menggunakan perahu motor dengan mesin 15 PK.
Namun dalam pelayarannya sekitar pukul 12.30 WIT, tepat di depan Tanjung Linggua Desa Tobaol, badai tiba-tiba datang dan membuat situasi laut berubah ekstrem.
“Sekitar pukul 12.30 wit kami sampai di depann Tanjung Linggua Ds. Tobaol Kec. Ibu tiba-tiba hujan yang disertai angin kencang datang dan situasi laut berubah yg mengakibatkan ombak besar,” kata Raisman dalam keterangaan yang diterima Saloipost, Senin (18/7).
Setelah dihantam ombak besar, Raisman bercerita, keduanya terlempar dari perahu. Saat itu, dirinya mengaku sudah tidak tahu keberadaan korban.
“Kemudian saya menuju ke perahu yang sementara mesinya masih hidup, setelah itu saya mau mencari korban namun ombak yang besar, saya memutuskan untuk menuju ke daratan,” tuturnya.
Setelah itu, lanjut Raisman, ia langsung menelfon istri korban yang sementara berada di Bacan, Halmahera Selatan untuk memberi tahu bahwa korban telah tenggelam. Berselang 2 jam keluarga korban yang dari Loloda pun datang.
“Dan pada sekitar pukul 17.00 WIT korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” pungkasnya.
Peristiwa ini dibenarkan saksi bernama Mat (25), warga desa Tobaol. Ia bercerita, saat itu dirinya tengah menuju ke pantai untuk buang air (kencing).
“Lalu saya mengira melihat sepotong kayu, namun setelah saya dekati ternyata kaki manusia yang berada di pinggir pantai,” ungkap Mat.
Karena takut, lanjut Mat, dirinya memanggil beberapa warga setempat untuk memastikan apa yang baru saja dilihatnya.
“Saya memanggil saudara Nikson, Feki dan Aci. Kemudian kami mengecek kembali dan ternyata kami menemukan mayat yang diduga meninggal karena tenggelam,” tandasnya.
Kemudian, kata Mat, warga yang lain pun datang dan membantu mengevakuasi mayat tersebut untuk dibawa ke Puskesmas Ibu.
Penulis: Elang / Editor: Redaksi











